<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:: Jely Gamat &#124; Gamat Jeli &#124; Obat Tradisional &#124; Obat Herbal &#187; Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat</title>
	<atom:link href="http://herbalgamat.com/category/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://herbalgamat.com</link>
	<description>Jely gamat, jeli gamat, gamat jeli, obat tradisional, obat herbal, obat alternatif</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 May 2011 23:44:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Penunda Tiga Pencabut Nyawa</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/penunda-tiga-pencabut-nyawa</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/penunda-tiga-pencabut-nyawa#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 09:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[asam urat]]></category>
		<category><![CDATA[diabet]]></category>
		<category><![CDATA[epilepsi]]></category>
		<category><![CDATA[hepatitis]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[jantung koroner]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jeli teripang]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[liver]]></category>
		<category><![CDATA[lupus]]></category>
		<category><![CDATA[maag]]></category>
		<category><![CDATA[obat herbal]]></category>
		<category><![CDATA[persendian]]></category>
		<category><![CDATA[radang paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[stroke]]></category>
		<category><![CDATA[talasemia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/penunda-tiga-pencabut-nyawa</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat
Majalah Trubus Edisi 443 – Oktober 2006
Sebuah selang halus berdiameter 3 milimeter ditanam dalam dada Yusni Mansyur yang terbius. Selang kateter itu terus berjalan perlahan hingga pembuluh darah koroner. Akhirnya tertangkap gambar, tiga bagian jantungnya tak berfungsi lantaran tersumbat lemak. 
Yusni tak pernah menyangka kegemarannya mengasup makanan laut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><font color="#800080" size="2"><em>Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat</em></font></b></p>
<p><strong><font size="2">Majalah Trubus <strong>Edisi 443 – Oktober 2006</strong></font></strong></p>
<p><font size="2"><em>Sebuah selang halus berdiameter 3 milimeter ditanam dalam dada</em> <em>Yusni Mansyur yang terbius. Selang kateter itu terus berjalan perlahan hingga</em> <em>pembuluh darah koroner. Akhirnya tertangkap gambar, tiga bagian</em> <em>jantungnya tak berfungsi lantaran tersumbat lemak.</em> </font></p>
<p><font size="2"><em>Y</em>usni tak pernah menyangka kegemarannya mengasup makanan laut berujung derita. Udang dan cumi memang hampir tak pernah absen di meja makan. Sebab, “Bagi saya,semua makanan itu sehat, tak ada yang membuat penyakit,” kata pria kelahiran Aceh itu. Makanya, makanan kaya lemak dikonsumsinya tanpa menghiraukan kondisi tubuh yang semakin senja.Hingga pada 1996, jantung pria kelahiran 10 Agustus 1948 itu berdenyut tak beraturan, tekanan darah menurun, kerap pusing, dan gemetar. Rasa nyeri di bawah tulang dada sebelah kiri pun semakin lama kian berat. Ia tak sadarkan diri. Pengajar Sekolah Perawat Kesehatan di Langsa, Aceh, itu lantas dibawa ke rumahsakit terdekat. </font></p>
<p><font size="2">Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan, nilai kolesterolnya 300 mg/dl, kadar normal di bawah 160 mg/dl. Ia divonis mengidap jantung koroner. <em>Lidah pelo</em> Menurut Prof Dr dr Budi Setianto,SpJP(K) dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, jantung koroner berhubungan dengan pembuluh darah koroner yang mengalirkan darah ke otot-otot jantung. Orang berusia 10—20 tahun, mulai timbul guratan-guratan lemak pada pembuluh. ”Akibat kolesterol tinggi, pembuluh darah menyempit karena tumpukan lemak,” kata Budi Setianto. </font></p>
<p><font size="2">Sepekan setelah menjalani perawatan di rumahsakit, Yusni pulang ke rumah. Walau nilai kolesterol berangsur turun, Yusni masih sering lelah, sesak, nyeri dada, dan pusing. Sapura, istri Yusni, sering melihat suaminya ketakutan dan gemetar akibat cemas akan kematian. Hingga akhirnya,Yusni terkena stroke. Lidahnya pelo tak mampu digerakkan, apalagi berbicara. Pengobatan berlanjut di Rumahsakit Adam Malik, Medan. </font></p>
<p><font size="2">Diagnosis ahli medis menyebut Yusni terserang stroke akibat aliran darah tersumbat. Obat- obatan yang diberikan bersifat thrombolitik, penghancur thrombus yang menyumbat pembuluh darah koroner, dan penyebab otot jantung kekurangan oksigen. Termasuksebutir tablet cedocard penghilang nyeri yang kerap diletakkan di bawah lidah. Yusni tetap tak mampu berbicara selama 2 minggu perawatan. Dokter menyarankan agar ia takmenggerakkan lidah supaya tak cepat lelah. </font></p>
<p><font size="2">Kondisi Yusni memang terlihat lebih parah.Selain penutup yang bertengger di hidung untuk terapi oksigen,di dadanya terpasang elektrokradiograf(EKG). Fungsi alat itu mengetahui perubahan irama jantung terutama pada saat-saat seranganjantung. <em>Bypass</em> Empat tahun rutin meminum obat-obatan dokter, tapi kesembuhan bagai api jauh dari panggang. Dokter yang menanganinya angkat tangan. “Obat sudah dimakan tetapi <em>kok </em>cuma meredam.Penyakitnya malah lebih parah,” kata Yusni. </font></p>
<p><font size="2">Akhirnya ia dirujuk ke sebuah rumahsakit jantung di Jakarta. Kali ini spesialis jantung menduga beberapa katup jantung Yusni bocor. Kateter pun dilakukan untuk pembuktian. Selang dimasukkan ke dalam lipatan lengannya, lantas sedikit demi sedikit mencapai pembuluh darah koroner. Zat kontras disemprotkan agar sinar x dapat merekam kondisi pembuluh darah koroner.</font></p>
<p><font size="2">Ternyata bukti menunjukkan lemak menyumbat sebagian besar aliran darah ke jantung. Akibatnya, jantung kiri 99% rusak, sedangkan kedua bilik jantung sebelah kanan hanya 5% berfungsi.Solusi dokter, operasi bypass.P e m b u l u h darah sehat dikaki atau tangan d i c a n g k o k a n pada pembuluh darah koroner tersumbat. Melalui operasi itu diharapkan seutuhnya aliran darah ke otot jantung akan kembali, dan keluhan nyeri dada sirna. Sayang, biayanya mahal.Lantaran terimpit biaya, operasi bypass dilupakan. </font></p>
<p><font size="2">Yusni memilih beralih ke pengobatan alternatif. Beberapa <em>sinse</em> didatangi, beragam herbal dikonsumsi. Namun, kesembuhan sulit digapai. Yusni hanya berbaring ditempat tidur dan berbicara pun hanya sesekali. Harapan untuk sembuh sangat tipis, sehingga ia seolah tinggal menunggu ajal tiba.Secercah asa datang. Pada awal 2006,Sapura membaca <em>Trubus </em>tentang khasiat teripang memperbaiki kondisi pengidap jantung bocor. Atas saran istri, Yusni mengkonsumsinya 2 kali sehari masingmasing 2 sendok. </font></p>
<p><font size="2">Sepekan kemudian, efeknya mulai terasa. Badan lebih segar dan nilai kolesterol berangsur turun di bawah 160 mg/dl. Ia yakin jantungnya telah berfungsi normal. Terasa kondisinya sehat, Yusni mulai mengajar kembali di Akademi Perawat,Langsa, Aceh setelah lama ditinggalkannya. Bahkan, “Ia sudah sanggup bersepeda setiap hari 10 km,” tutur Sapura. <em>Kaya Asam amino</em> Ekstrak teripang mampu mengatasi jantung koroner lantaran kandungan 11 asam amino. </font></p>
<p><font size="2">Satwa laut itu mengandung miristat, palmitat, palmitoleat,stearat,oleat, linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, behenat, erusat, dan docosahexaenat.Asam lemak itulah yang diduga mempercepat penyembuhan luka di jantung. Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam docosahexaenat (DHA) relatif tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%.Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang memperbaiki jaringan rusak dan menghalangi pembentukan prostaglandin penyebab radang tinggi. Konsumsi DHA tinggi menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. </font></p>
<p><font size="2">Kandungan lain adalah mucopolusacharida (MPS) populer sebagai glycosaminoglycans (GAGs). “MPS bersama GAGs memberikan efek lender pada dinding sel,” kata Dr Muhilal, ahli gizi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi, Bogor. Artinya teripang berfungsi sebagai antithrombogenik untuk mencegah penggumpalan melalui pengenceran darah. Menurut Valentine A dari <em>Russian Academy of Sciences</em>, Vladivostok, Rusia, membuktikan zat dalam teripang yang berpengaruh menurunkan kolesterol adalah sterol. </font></p>
<p><font size="2">Hal itu sejalan dengan penelitian di <em>School of Dietetics and Human Nutrition</em>, <em>McGill University</em>, Kanada. Di instansi itu, Ling WH membuktikan sterol mampu menghadang absorpsi kolesterol pada pembuluh darah manusia yang berakibat penurunan 15% jumlah kolesterol darah. Dibarengi dengan pola makan yang tepat dan olahraga teratur, bukan tak mungkin gamat membantu mempercepat kesembuhan Yusni melalui penyerapan kolesterol. <strong>(Vina Fitriani).</strong></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/penunda-tiga-pencabut-nyawa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan Panjang Pangkor ke Selangor</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/jalan-panjang-pangkor-ke-selangor-2</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/jalan-panjang-pangkor-ke-selangor-2#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[gamat emas]]></category>
		<category><![CDATA[gamat jely]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jely gamat]]></category>
		<category><![CDATA[spirulina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/jalan-panjang-pangkor-ke-selangor-2</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang
Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 16:56:27
Bertahun-tahun meriset, Healwell Pharmaceutical mengolah gamat-sebutan teripang di Malaysia-sejak 1995. Perusahaan itu didirikan oleh Prof Dr Hassan Yaacob, periset gamat dari Fakultas Kedokteran Universitas Malaya. Anggota famili Holothuridea itu tak hanya diolah menjadi suplemen, tetapi juga beragam produk seperti pembersih wajah, salep, sabun, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><em><font color="#800080" size="2">Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang</font></em></b></p>
<p><font size="2"><em>Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 16:56:27</em></font></p>
<p><font size="2">Bertahun-tahun meriset, Healwell Pharmaceutical mengolah gamat-sebutan teripang di Malaysia-sejak 1995. Perusahaan itu didirikan oleh Prof Dr Hassan Yaacob, periset gamat dari Fakultas Kedokteran Universitas Malaya. Anggota famili Holothuridea itu tak hanya diolah menjadi suplemen, tetapi juga beragam produk seperti pembersih wajah, salep, sabun, dan sampo. Khusus untuk suplemen, produksinya mencapai 30.000 liter per pekan.</font></p>
<p><font size="2">Bulan silam, <i>Trubus</i> berkesempatan mengunjungi ruang pengolahan gamat milik Healwell <a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/gamatteripang4.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="gamat - teripang" border="0" alt="gamat - teripang" align="right" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/gamatteripang_thumb4.jpg" width="285" height="201"></a> Pharmaceutical. Tak semua perusahaan pengolah teripang di negeri jiran berkenan membuka rahasia pengolahan. Maklum, di tengah persaingan puluhan perusahaan sejenis, kiat mengolah teripang menjadi rahasia perusahaan yang disembunyikan rapat-rapat. Inilah proses pengolahan teripang seperti disaksikan wartawan Trubus Vina Fitriani di Healwell Pharmaceutical. </font></p>
<ol>
<li><font size="2">Teripang-teripang hasil tangkapan nelayan Pulau Pangkor diseleksi untuk diolah. Standar mutu teripang yang diterima: warna cokelat cerah, dan tidak berbau amis. </font>
<li><font size="2">Bagian tengah tubuh teripang dibelah secara horizontal, tetapi tak terbelah menjadi 2 bagian yang terpisah. Tujuannya untuk membersihkan jeroan seperti usus dan gonad. Kotoran-kotoran itu dipisahkan dari daging teripang. </font>
<li><font size="2">Daging-daging teripang yang mengandung banyak air, direbus dalam belanga. Lama perebusan 3 jam hingga daging itu hancur dan air berwarna kecokelatan. Kotoran tersisa yang muncul di permukaan air rebusan dibuang dengan cara menyendok. </font>
<li><font size="2">Setelah dingin, air rebusan teripang itu ditampung di wadah-wadah stainless steel tertutup rapat. Lama penyimpanan sebulan hingga air lambat laun berubah jernih. Tiga tahap pengolahan pertama ini dilakukan di Pulau Pangkor. Tahap selanjutnya pengolahan dipusatkan di Temasya Industrial Park, Selangor. Jadi air rebusan gamat dikirim dari Pangkor ke Selangor melalui jalur laut. </font>
<li><font size="2">Begitu tiba di Selangor larutan gamat ditempatkan di bak besar. Lantas penyaringan demi penyaringan dilakukan secara beruntun. Total terdapat 3 tabung penyaring setinggi 2 m, dan berdiameter 35 cm. Antartabung penyaring dihubungkan dengan pipa-pipa. Sayang, Suzanna Jaafar, ahli nutrisi sekaligus kepala riset Healwell Pharmaceutical, menolak menjelaskan cara kerja peranti canggih itu. </font>
<li><font size="2">Penyaringan tahap pertama berguna untuk menghilangkan kotoran besar yang mungkin masih terlarut pada cairan gamat. Saponin-menghambat laju alir darah- yang terkandung juga disaring. Hasil saringan tahap pertama, larutan kecokelatan tanpa busa di permukaan atas. Dari tabung filter I, larutan mengalir ke tabung berikut. Pada tahap ini, filter akan menyaring garam atau sodium klorida dan aroma tak sedap. Hasilnya, larutan berubah dari kecokelatan menjadi kekuningan. Filter III dengan metode pertukaran ion sehingga terbentuk protein yang membentuk antibodi dalam sistem kekebalan tubuh. Hasilnya, larutan gamat berubah warna menjadi putih berkabut. Itu lantaran pigmen kuning terbuang. </font>
<li><font size="2">Pada tahap sterilisasi larutan gamat disinari ultraviolet agar higienis serta memisahkan protein bermolekul besar dan kecil. Namun, tidak mengubah senyawa aktif yang terkandung di dalamnya. Hasilnya, larutan gamat berwarna putih bersih tanpa kabut. </font>
<li><font size="2">Ekstrak teripang lantas didinginkan sejenak pada tabung stainless steel. Dari proses ke-4 hingga terakhir memakan waktu tak lebih dari 40 menit. Larutan ini kemudian dijadikan sebagai bahan deversifi kasi produk perusahaan itu. Ada suplemen, sampo, pasta gigi, losion badan dan sabun. Produk-produk itu terserap pasar domestik dan mancanegara seperti Indonesia, Jepang, dan Uni Emirat Arab.*** </font></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/jalan-panjang-pangkor-ke-selangor-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat di Balik Resep Datuk</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/khasiat-di-balik-resep-datuk-2</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/khasiat-di-balik-resep-datuk-2#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:39:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[gamat emas]]></category>
		<category><![CDATA[gamat jely]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jely gamat]]></category>
		<category><![CDATA[spirulina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/khasiat-di-balik-resep-datuk-2</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang
Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:18:47
Itu membuat Hassan Yaacob, dosen Universitas Malaya, Malaysia terheran-heran. Sembilan tahun belajar Farmakologi klinis di Inggris tak kunjung menemukan jawaban atas fenomena itu. Oleh karena itu, ketika tiba di Kualalumpur, ia membawa rebusan 5 teripang ke laboratorium. Di sanalah ia membuat percobaan. 
Tiga kelompok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><font color="#008000" size="2"><em>Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang</em></font></b></p>
<p><em><font size="2">Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:18:47</font></em></p>
<p><font size="2">Itu membuat Hassan Yaacob, dosen Universitas Malaya, Malaysia terheran-heran. Sembilan tahun belajar Farmakologi klinis di Inggris tak kunjung menemukan jawaban atas fenomena itu. Oleh karena itu, ketika tiba di Kualalumpur, ia membawa rebusan 5 teripang ke laboratorium. Di sanalah ia membuat percobaan. </font></p>
<p><font size="2">Tiga kelompok kelinci masing-masing terdiri atas 5 ekor disayat hingga menimbulkan luka sepanjang 10 cm. Luka sayat pada kelompok pertama diolesi air rebusan teripang; kelompok ke-2, yodium; kelompok ke-3, tanpa perlakuan. Air rebusan teripang dan yodium diberikan 3 kali sehari. Dua hari berselang, luka kelompok pertama mengering; kedua tetap basah; ke-3, terinfeksi.<a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/gamatteripang3.jpg"><img style="border-right-width: 0px; display: inline; border-top-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin-left: 0px; border-left-width: 0px; margin-right: 0px" title="gamat - teripang" border="0" alt="gamat - teripang" align="right" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/gamatteripang_thumb3.jpg" width="248" height="172"></a> </font></p>
<p><b><font size="2">Asam amino </font></b></p>
<p><font size="2">Riset yang ditempuh Hassan Yaacob merupakan penelitian pertama yang mengungkap khasiat gamat-sebutan teripang di Malaysia. Setelah itu peneliti-peneliti lain berbondong-bondong menyingkap tabir gamat pada 1995. Di Universitas Kebangsaan Malaysia, misalnya, Prof Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih, teripang <i>Holothuria atra</i>, <i>H. scabra</i>, dan <i>Bohadshia argus</i> memiliki efek antibakteri. Ketiga anggota famili <i>Holothuriidae</i> itu juga terdapat di perairan Indonesia. </font></p>
<p><font size="2">Dalam riset itu Ridzwan menggunakan jasa bakteri <i>Streptococcus faecalis</i> penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, <i>S. viridans</i> perusak katup jantung, <i>S. pneumoniae</i> penyebab radang paru-paru dan sinusitis akut, <i>Staphylococcus aureus</i> penyebab meningitis, dan <i>Proteus mirabilis</i> penginfeksi luka. Total jenderal ada 7 bakteri yang diuji pada riset itu. Para makhluk superliliput itu terbukti terhambat pertumbuhannya setelah diberi ekstrak teripang.</font></p>
<p><font size="2">Gamat menjadi khazanah kami untuk pengobatan alami, ujar Prof Zaiton Hassan, peneliti dari Departemen Ilmu Pangan, Universitas Putra Malaysia, Malaysia, ketika diwawancarai Trubus. Lebih dari 10 penelitian dibiayai oleh pemerintah Malaysia untuk mengeksplorasi potensi teripang sebagai penyembuh. Zaiton bersama M. A Kaswandi dari Universitas Kebangsaan Malaysia meneliti kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus.</font></p>
<p><font size="2">Penelitian selama setahun itu mengungkap 11 asam amino pada teripang: miristat, palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, behenat, erusat, dan docosahexaenat. Asam lemak itulah yang diduga mempercepat penyembuhan luka luar maupun dalam.</font></p>
<p><font size="2">Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam docosahexaenat (DHA) relatif tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%. Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang memperbaiki jaringan rusak dan menghalangi pembentukan prostaglandin penyebab radang tinggi. Sedangkan DHA, asam lemak utama pada sperma dan otak, serta retina mata. Asupan DHA tinggi dapat menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Kekurangan DHA menyebabkan penurunan serotin otak pemicu penyakit alzeheimer dan depresi. </font></p>
<p><b><font size="2">Tulang dan sendi</font></b></p>
<p><font size="2">Li Z, Wang H dan Zhang G dari <i>Shanghai Institute of Hematology, Shanghai Second Medical University</i>, China mengungkap teripang antipenggumpalan dan pembekuan darah. Itu lantaran adanya senyawa glikosaminoglikan. Pada konsentrasi 5 mikrogram/ml, glukosaminoglikan mampu menyembuhkan stroke iskemik otak dan penyakit jantung iskemik. Kinerjanya dengan menghambat aktivitas pembekuan darah melalui penghambatan monomer fibrin dan meningkatkan aktivitas plasmin. Plasmin, enzim pengurai protein plasma darah yang menurunkan kekentalan darah. Itu terjadi saat pelukaan sehingga darah membeku.</font></p>
<p><font size="2">Teripang juga memperkokoh tulang dan sendi. Kandungan kondroitin sulfat mencegah pengeroposan sendi pembuat radang. Senyawa itu memperbaiki dan membangun kembali tulang rawan, pembentuk sendi yang terkikis akibat kecelakaan, benturan, dan kelebihan bobot badan tanpa efek samping. Itu sebabnya pemerintah Australia dan Selandia Baru mengizinkan penggunaan teripang sebagai penyembuh radang sendi dibanding obat-obatan kimia.</font></p>
<p><font size="2">Tulang kuat karena ketersediaan kolagen dalam tubuh memadai. Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan enzim pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen. Itu sebagai pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan sendi. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet. Selain merawat tulang dan sendi, kolagen bersama keratin bertanggungjawab terhadap kekenyalan kulit.</font></p>
<p><font size="2">Kandungan kolagen tubuh berkurang sejalan dengan penuaan. Lantaran kurang asupan protein, kulit mengeriput. Menurut Yong-Xing dari Institute of Gerontology of Shanghai Huading Hospital, Cina, penuaan harus diimbangi pemberian zat gizi. Tujuannya peningkatan kemampuan menghadang infeksi sel tumor dan penurunan kapasitas antioksidan.</font></p>
<p><font size="2">Berkurangnya antioksidan meningkatkan jumlah oksigen radikal bebas penyebab rusaknya jaringan tubuh. Teripang, memiliki sel pembunuh alami terhadap sel asing, tumor, dan meningkatkan superoksida dismutase. Superoksida dismutase, antioksidan penurun radikal bebas perusak kulit, pelindung kerusakan DNA, dan denaturasi protein.</font></p>
<p><b><font size="2">Anti-HIV</font></b></p>
<p><font size="2">Peneliti di dunia terus menggali potensi teripang untuk mengatasi penyakit maut, termasuk AIDS. Hal itu dilakukan Elizabeth E. Gana dan Dr Florina E. Merca dari Universitas Los Banos, Filipina. Penelitian pada akhir 2002 itu mengungkap teripang cokelat bergenus Holothuria mengandung lektin, protein tanpa kekebalan yang berinteraksi dengan gula, tetapi tidak menyatu menjadi produk baru. Senyawa itu mirip jakalin, lektin tumbuhan penghambat perkembangbiakan sel HIV. Ia bekerja dengan cara menggumpalkan sel jahat yang masuk dan menghancurkannya.</font></p>
<p><font size="2">Bagaimana dengan riset teripang di Indonesia? Penelitian kandungan biokimia teripang di Indonesia belum berkembang, ujar Drs Prapto Dharsono MSc, ahli echinodermata Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi. Sebab, belum banyak yang mengolah teripang menjadi obat. Padahal, Indonesia termasuk negara terbanyak jumlah dan ragam teripang. Karena itulah penelitian obat alami berbahan teripang dari bahari Indonesia harus dimulai dari sekarang. (<b>Vina Fitriani</b>) </font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/khasiat-di-balik-resep-datuk-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teripang Jinakkan Serigala Liar</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/teripang-jinakkan-serigala-liar</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/teripang-jinakkan-serigala-liar#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[gamat emas]]></category>
		<category><![CDATA[gamat jely]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jely gamat]]></category>
		<category><![CDATA[spirulina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/teripang-jinakkan-serigala-liar</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang
Edisi: 441 &#8211; Agustus 2006/XXXVII, hlm. 122
Bayangan kematian menyergap benak Rachma Dwiyanti ketika dokter mendiagnosis lupus. Perempuan 32 tahun itu gontai keluar dari ruang praktek. Tiba-tiba saja ia takut menghadapi kehidupan. Maklum, sebulan silam nyawa adiknya terenggut karena penyakit itu. Haruskah ia mengikuti jejak sang adik menuju ke haribaan-Nya? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><em><font color="#800080" size="2">Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang</font></em></b></p>
<p><em><font size="2">Edisi: 441 &#8211; Agustus 2006/XXXVII, hlm. 122</font></em></p>
<p><font size="2">Bayangan kematian menyergap benak Rachma Dwiyanti ketika dokter mendiagnosis lupus. Perempuan 32 tahun itu gontai keluar dari ruang praktek. Tiba-tiba saja ia takut menghadapi kehidupan. Maklum, sebulan silam nyawa adiknya terenggut karena penyakit itu. Haruskah ia mengikuti jejak sang adik menuju ke haribaan-Nya? </font>
<p><a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/molekulgamatteripang2.jpg"><font size="2"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="molekul gamat teripang" border="0" alt="molekul gamat teripang" align="left" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/molekulgamatteripang_thumb2.jpg" width="234" height="163"></font></a><font size="2"> Kengerian itu berawal pada sebuah siang nan terik. Ketika berlibur di Yogyakarta, alumnus Universitas Diponegoro itu menyempatkan diri ke Malioboro. Di pusat keramaian itu tiba-tiba mata kaki terasa amat nyeri, seperti dipukul palu. Tak kuasa menahan nyeri, ia pun menjerit sehingga puluhan pasang mata tertuju padanya. </font>
<p><font size="2">Semula Rachma Dwiyanti mengira terkilir akibat kelelahan. Itu diperkuat pernyataan ahli refleksi yang ditandangi beberapa saat setelah peristiwa terjadi. Setelah dipijit satu jam, rasa nyeri lenyap. Namun, seminggu berselang, ketika Rachma kembali ke Banjarmasin, rasa nyeri kembali hinggap. Kali ini, rasa nyeri tak mempan diurut. Ia tak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya lantaran nyeri meluas. &#8220;Jika kambuh, jalan menjadi susah,&#8221; kata Rachma. Wanita kelahiran 21 Januari 1974 itu berbaring di tempat tidur lantaran tak berdaya melakukan aktivitas apa pun. </font>
<p><font size="2">Selain nyeri di seluruh sendi, di tangan kerap muncul benjolan. Jika sudah begitu, ia demam dan tangan tak mampu digerakkan. Menjelang malam penghujung Mei 2005, nyeri hebat ia rasakan, sehingga berjalan pun terseok-seok. Suaminya, Muhammad Frisyal Pattisahusiwa yang baru pulang dari bekerja terkejut. Frisyal baru menyadari penyakit istrinya bukan sekedar pegal linu yang mudah disembuhkan obat warung. Ia langsung melarikan Rachma ke rumah sakit yang berjarak 40 km dari rumahnya. </font>
<p><font size="2"><b>4 dari 11</b> </font>
<p><font size="2">Diagnosis dokter menunjukkan penyakit yang diderita Rachma bukan sembarang rematik. Lantas ia dirujuk ke ahli rematologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Di sana ia menjalani serangkaian tes imunologi dan serologi. Hasilnya, ANA (<i>antinuclear</i> <i>AB</i>) pada darah ibu 2 anak itu positif kuat. Nilai C3 hanya 72 mg/dl jauh di bawah kisaran normal, 90-180 mg/dl. Artinya ia mengidap <i>Sistemic Lupus Erythema</i> (SLE) yang lebih dikenal dengan sebutan lupus. ANA merupakan parameter lupus. </font>
<p><font size="2">Jika positif berarti ada aktivitas antibodi penyebab lupus. Sedangkan C3 dan C4, bagian kelompok protein globulin darah penghambat terjadinya peradangan dan infeksi. Jika nilainya di bawah kisaran, berarti mudah terjadi reaksi radang penyebab linu. Setelah 6 bulan bergelut dengan nyeri sendi, Rachma sadar penyakitnya sama dengan penyebab kematian sang adik. Sebelumnya ia sempat curiga, tetapi dari berbagai informasi yang ditelusuri sangat jarang saudara sekandung mengidap lupus. Namun, ia merasa beruntung penyakit ini terdeteksi lebih awal dibandingkan adiknya. </font>
<p><font size="2">Sekitar 12 tahun dokter memvonis Dina -begitu adiknya dipanggil- hanya nyeri rematik. Saat Dina merasa kesakitan ketika disentuh, anggota keluarga lain mengira ia bercanda. Lima bulan menjelang ajal barulah ketahuan ia mengidap penyakit kelebihan imun. </font>
<p><font size="2">Kelebihan imun akibat tubuh memberi reaksi berlebih terhadap rangsangan benda asing. Kemudian tubuh memproduksi terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditunjukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Sebab antibodi yang diproduksi berupa <i>antinuclear</i> AB (ANA) dan <i>Anti double stranded</i> DNA (Anti ds DNA) yang justru merusak tubuh. </font>
<p><font size="2">&#8220;Gejalanya biasa-biasa saja, sehingga banyak dokter yang tidak mengetahui itu adalah gejala lupus. Banyak penderita lupus yang meninggal karena tidak terdeteksi secara benar&#8221;, ujar dr. Toga Iwanoff Kasjmir SpPD-KR, ahli rematologi RSCM. Gejala penyakit ini hanya berupa demam, nyeri sendi, lemah atau lesu, dan rendahnya trombosit. </font>
<p><font size="2">Agar tidak terjadi kesalahan diagnosis, ahli-ahli medis menggunakan daftar 11 kriteria ARA (<i>American Rheumatism Association</i>) untuk mendiagnosis lupus. Di antaranya ruam diskoid atau bercak putih di wajah, ruam malar kupu-kupu, radang selaput paru-paru atau jantung, dan kelainan ginjal&#8211; protein dalam air kencing melebihi 500 mg/24 jam. </font>
<p><font size="2">Indikasi lain, radang sendi non-erosif pada 2 sendi atau lebih, kelainan darah seperti anemia, leukopenia, trombositopenia, fotosensitivitas (sensitif terhadap sinar matahari), dan kelainan sistem saraf kejang atau kelainan jiwa. </font>
<p><font size="2">Sariawan di rongga mulut dan tenggorokan, kelaian immunologi (anti ds DNA positif, anti antibodi positif atau sel LE positif), anti-antibodi positif atau sel LE positif), dan kadar antibodi -antinuklir (ANA) abnormal) juga menjadi pertanda serangan lupus. Jika terdapat 4 gejala dari 11 parameter di atas, maka seseorang didiagnosis mengidap lupus. </font>
<p><font size="2">&#8220;Sayangnya, gejala itu muncul dalam waktu panjang&#8221;, kata dokter alumnus Universitas Indonesia itu. dari satu gejala ke gejala lain kerap berselang satu tahun. </font>
<p><font size="2"><b>Wajah Rembulan</b> </font>
<p><font size="2">Untuk mengatasi lupus, Rachma menenggak obat-obat mengandung steroid dan metrotreksit untuk kanker. Obat itu dikonsumsi agar serangan lupus tidak meluas ke organ tubuh lain. Namun, mengasup bahan kimia itu justru menambah penderitaan. </font>
<p><font size="2">&#8220;Tiga gigi saya patah dalam satu tahun&#8221;, kata Rachma. Steroid memang bahan kimia pengeropos kalsium tulang dan gigi. selain itu, wajahnya membulat -dikenal dengan istilah <i>moonface </i>(wajah rembulan)-, kulit kering, rambut rontok, tulang punggung linu setiap saat, asam urat meningkat, dan lambung perih. Walau begitu, Rachma tetap mengkonsumsinya. Sebab, obat-obatan lupus memang hanya steroid. </font>
<p><font size="2">Awal Maret 2006, Rachma membaca artikel Trubus tentang tripang (sea cucumber) mengendalikan lupus sendi. Lantaran ingin mempercepat kesembuhan, Rachma langsung mencobanya. Setelah seminggu mengkonsumsi, penderitaannya berkurang. Linu hilang, rambut menjadi tebal, kulit kembali kenyal dan halus. Sebelumnya, efek steroid membuat kulit Rachma kusam dan kering. </font>
<p><font size="2">Kabar gembier itu juga dibuktikan melalui tes laboratorium setelah satu bulan konsumsi gamat (tripang). Hasilnya, niai ANA negatif, C3 sebagai aktivitas protein antibodi berkisar normal dengan angka 98 mg/dl, C4 meningkat ke angka 20 mg/dl, dan Laju Endap Darah 19 mm/jam. Ginjalnya diperiksa untuk mengetahui efek samping konsumsi gamat. Nilai uretum 15 mg/dl, tetap pada ambang batas 13-43 mg/dl dan kreatinin 0,6 mg/dl, pada kisaran normal 0,5-0,9 mg/dl. </font>
<p><font size="2">&#8220;Dokter bilang, lupus saya lebih terkendali,&#8221; kata Rachma. Kesehatan itu dapat bertahan asal ia menghindari matahari langsung pada pukul 10.00-15.00, istirahat cukup dan mengasup makanan bergizi. </font>
<p><font size="2">&#8230;&#8230;&#8230;. </font>
<p><font size="2">Menurut Howard Benedikt, MS, DC ahli nutrisi dari <i>Long Island University,</i> Amerika Serikat, menyebutkan vitamin E, omega-3 EPA, dan kelompok antioksidan gamat berpengaruh dalam pembuangan sitokinin. Hasil temuan Dr. Mittchell Kurk direktur medis <i>Biomedical Revitalization Center of Laurence, </i>New York, menunjukkan gamat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% pengidap radang atau linu sendi, tanpa efek samping. Sebab gamat memiliki komponen kondroprotektif yang memperbaiki tulang muda dengan merangsang metabolisme anaboliskondrosit serta menghambat reaksi katabolisme saat peradangan. </font>
<p><font size="2"></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/teripang-jinakkan-serigala-liar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berlalunya Radang Paru-paru sang Saudagar</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/berlalunya-radang-paru-paru-sang-saudagar</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/berlalunya-radang-paru-paru-sang-saudagar#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[gamat emas]]></category>
		<category><![CDATA[gamat jely]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jely gamat]]></category>
		<category><![CDATA[spirulina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/berlalunya-radang-paru-paru-sang-saudagar</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang
Edisi: Nopember 2006, hal. 114
Pada malam yang kian menua, Suharmen Sultan Mudo justru terjaga. Dada terasa nyeri setiap kali ia batuk. Ia juga demam. Meski begitu keesokan harinya ia tetap bekerja menempuh perjalanan minimal 500 km. Dari Payakumbuh ke Padang atau Riau sering ditempuhnya untuk memasok beragam kain. 
Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><em><font color="#800080" size="2">Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang</font></em></b></p>
<p>Edisi: Nopember 2006, hal. 114</p>
<p><font size="2">Pada malam yang kian menua, Suharmen Sultan Mudo justru terjaga. Dada terasa nyeri setiap kali ia batuk. Ia juga demam. Meski begitu keesokan harinya ia tetap bekerja menempuh perjalanan minimal 500 km. Dari Payakumbuh ke Padang atau Riau sering ditempuhnya untuk memasok beragam kain.<a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/gamatteripang6.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 10px 10px 0px 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="gamat - teripang" border="0" alt="gamat - teripang" align="left" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/gamatteripang_thumb6.jpg" width="240" height="164"></a> </font>
<p><font size="2">Di perjalanan panjang itu Suharmen Sultan Mudo hampir tak pernah berhenti merokok. Sesekali minuman berenergi dikonsumsi. Namun, akhirnya pada Oktober 2003 pria 46 tahun itu ambruk. Ia menggigil, tubuh lemas, batuk berkepanjangan, dan nafsu makan hilang. Untuk mengatasi gangguan kesehatan itu ia hanya mengkonsumsi obat batuk yang banyak beredar di pasaran.</font>
<p><font size="2">Sayang, sebulan berselang, kondisinya kian memburuk. Ia batuk darah. Keadaan itu mendorongnya menemui dokter spesialis paru-paru di Padang, Sumatera Barat. Ayah 4 anak itu menjalani beberapa pemeriksaan fisik. Ahli medis juga memasukkan jarum suntik pada sisi paru yang sakit. Tujuannya untuk mengetahui isi cairan.</font>
<p><b><font size="2">Pneumonia</font></b>
<p><font size="2">Hasil pemeriksaan, jumlah leukosit &#8211;sel darah putih&#8211; melebihi batas normal, 10.000/ul. Paru-paru bernanah dan dahak mengandung mikroorganisme. Suharmen divonis mengidap <i>pneumonia.</i> Saat itu juga pria kelahiran 46 tahun lalu itu langsung menjalani operasi penanaman selang untuk penyedotan cairan dalam paru-parunya. &#8220;Isinya sampai 1 botol air mineral besar (1.500 ml, red),&#8221; kata Suharmen. Pengeluaran cairan berbau menyengat itu makan waktu 4 jam.</font>
<p><font size="2">Celakanya Suharmen juga pengidap diabetes mellitus berkadar gula 585 mg/dl. Oleh karena itu ia menjalani rawat inap 2 minggu untuk penyembuhan diabetes. Menurut dokter pembusukan paru-paru juga diakibatkan tingginya kadar gula darah. Gula darah menjadi makanan bakteri penginfeksi radang paru-paru untuk berkembang biak, Untuk mengantisipasi 2 penyakit itu, 7 obat harus dikonsumsinya 3 kali sehari.</font>
<p><font size="2">Dengan gula darah di atas 300 mg/dl, Suharmen diizinkan pulang, tapi selang tetap bertengger di paru-paru. Di ujung selang, botol infus menampung nanah. Ke mana pun ia pergi, botol infus ditaruh dalam saku celana. Sebab, cairan nanah tetap mengalir dari paru-paru. Setiap malam 50-100 cc nanah keluar dari organ pernapasan itu. Satu tahun berselang, bobot tubuh tinggal 37 kg dari sebelumnya 70kg. Suharmen kembali memeriksakan diri ke dokter spesialis paru-paru. Dokter kaget atas hasil tes laboratorium. Data menunjukkan 50% paru-paru Suharmen membusuk. Solusi yang ditawarkan dokter, amputasi paru-paru. Tujuannya agar kuman tidak menjalar. Paru-paru itu sedianya akan diganti plastik. Lantaran terimpit biaya, operasi urung dilakukan.</font>
<p><b><font size="2">Konsumsi Gamat</font></b>
<p><font size="2">Kerabat dekat juga menolak operasi amputasi lantaran percuma. Sebab, &#8220;Paru-paru utuh saja, pasti terengah-engah ketika berjalan menanjak. Apalagi hanya separuh,&#8221; kata Suharmen mengulang perkataan Amril Anwar, kerabatnya itu. Amril menyarankan untuk mengkonsumsi ekstrak teripang 3 kali 2 sendok sehari untuk mengembalikan sel-sel paru-paru. Dua bulan rutin mengkonsumsi gamat &#8211;sebutan teripang di Malaysia&#8211; bau menyengat dari tubuh Suharmen hilang. Bobot tubuh bertambah 10 kg menjadi 47 kg. Batuk-batuk dan demam yang kerap menyertai tidurnya pun sirna.</font>
<p><font size="2">Setahun kemudian pada Oktober 2005 kondisi tubuhnya kian membaik. Itu sebabnya ia kembali memeriksakan keadaan paru-paru. Tujuh puluh persen paru-paru telah kembali membentuk daging. Sedangkan kadar gula darah normal,160 mg/dl. Selang yang menggantung di kantongnya pun dilepaskan melalui operasi di Rumah Sakit Achmad Muchtar, Bukittinggi, Sumatera Barat.</font>
<p><font size="2">Menurut Prof. Dr. Faisal Yunus PhD., ahli pulmunologi RS Persahabatan Jakarta, pneumonia merupakan radang paru-paru yang disebabkan mikroorganisme (bakteri, virus, cendawan, dan parasit). Bakteri yang umum adalah <i>Streptococcus pneumoniae Staphylococcus aureus, Klebsiella sp, </i>dan<i> pseudomonas sp.</i></font>
<p><font size="2">Proses peradangan menyebabkan jaringan paru berupa <i>aveoli</i> kantong udara dipenuhi cairan atau nanah. Akibatnya kemampuan paru sebagai tempat pertukaran oksigen terganggu. Kekurangan oksigen dalam sel-sel tubuh mengganggu proses metabolisme tubuh. </font>
<p><font size="2">Faktor-faktor risiko terkena pneumonia, antara lain, infeksi saluran pernapasan atau (ISPA), usia lanjut, alkoholisme, rokok, kekurangan nutrisi, dan penyakit kronis menahun. Diduga, penyakit Suharmen berasal dari konsumsi minuman energi dan merokok tanpa henti.</font>
<p><b><font size="2">Regenerasi Sel</font></b>
<p><font size="2">Bagaimana teripang membantu proses penyembuhan itu? Di Universitas Kebangsaan Malaysia, <b>Prof. Ridzwan Hashim</b> menemukan bukti <i>sahih,</i> teripang <i>Holothuria atra,</i> <i>H. scabra, </i>dan <i>Bohadshia argus</i> berefek antibakteri. Bakteri <i>Streptococcus faecalis</i> penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, <i>S. varidasns </i>perusak katup jantung, <i>S. pneumoniae</i> penyebab radang paru-paru dan sinusitis akut, <i>Staphyloccus aureus</i> penyebab <i>meningitis,</i> dan <i>Proteus mirabilis</i> penginfeksi luka, ampuh dibasmi teripang. </font>
<p><font size="2">Hal itu sejalan dengan penelitian Nagarajappa dari <i>Gene Lab, National Institute of Oceanography,</i> <i>Paula, Goa,</i> India. Hasil pengujiannya terhadap larutan teripang menghambat pertumbuhan bakteri <i>Klebsiella pneumonia.</i> Zat yang berpengaruh: tripsin dari hidrolisat gamat.</font>
<p><font size="2">Sedangkan Subhuti Dharmananda dari Institut Pengobatan Tradisional, Portland, Amerika serikat, mengungkap zat teripang paling berpengaruh dalam penyembuhan penyakit paru-paru adalah asam lemak <i>metiltetradekanoik </i>penghambat kinerja enzim lipoksigenase. Enzim berupa 5-LOX inhibitor telah diaplikasikan berbagai penyembuhan penyakit pernapasan.</font>
<p><font size="2">&#8220;Kemampuan regenerasi sel teripang cepat, makanya bisa mengobati berbagai penyakit,&#8221; kata dr. Pieter Pattinama, mantan direktur RS PGI Cikini, Jakarta. Kemampuan regenerasi itu lantaran gamat memiliki kandungan gizi lengkap, antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. semuanya bersatu padu membentuk kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel rusak.</font>
<p><font size="2">Kandungan kromium teripang juga membantu kinerja insulin untuk menurunkan diabetes. Caranya melalui penyerapan glukosa berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk jaringan darah lebih cepat. Ini menyebabkan konsumsi teripang mencegah serta memulihkan penyakit diabetes mellitus. Itu sebabnya penyakit gula tinggi Suharmen lenyap dan pembusukan paru-paru terhambat. Gamat kemudian meregenerasi sel paru-paru sehingga penyakitnya pulih, walau membutuhkan waktu 2 tahun. <b>(Vina Fitriani).</b></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/berlalunya-radang-paru-paru-sang-saudagar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teripang Akhiri Derita Tumor Lambung</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/teripang-akhiri-derita-tumor-lambung</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/teripang-akhiri-derita-tumor-lambung#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[gamat emas]]></category>
		<category><![CDATA[gamat jely]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jely gamat]]></category>
		<category><![CDATA[spirulina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/teripang-akhiri-derita-tumor-lambung</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang
Edisi: Senin, 04 September 2006 08:06:42
Tumor lambung itu datang dengan isyarat ruam-ruam merah di permukaan kulit Retno Dewi Kurniati yang putih. Demam kemudian mengiringinya. Ia menduga itu gejala serangan cacar air. Namun, 4 jam berselang, kerongkongan perempuan 41 tahun itu seperti tersumbat. Betapa sulitnya bernapas saat itu. Ia merasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><em><font color="#800080" size="2">Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang</font></em></b></p>
<p><em><font size="2">Edisi: Senin, 04 September 2006 08:06:42</font></em></p>
<p><font size="2">Tumor lambung itu datang dengan isyarat ruam-ruam merah di permukaan kulit Retno Dewi Kurniati yang putih. Demam kemudian mengiringinya. Ia menduga itu gejala serangan cacar air. Namun, 4 jam berselang, kerongkongan perempuan 41 tahun itu seperti tersumbat. Betapa sulitnya bernapas saat itu. Ia merasa maut menjemput sehingga dengan terbata-bata meminta maaf kepada suami.<a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/unsurGoldG.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 10px 0px 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="unsur-GoldG" border="0" alt="unsur-GoldG" align="right" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/unsurGoldG_thumb.jpg" width="233" height="123"></a> </font></p>
<p><font size="2">Mendengar kata-kata sang istri, Danu Ismedi-suami Retno-hanya tertegun. Saya mengira istri saya terkena serangan jantung, kenang Danu.</font></p>
<p><font size="2">Tak tega melihat penderitaan istri, keesokan harinya Danu bergegas membawa Retno ke dokter. Saran dokter, agar Retno diperiksa di Rumahsakit Mitra Internasional, Jatinegara, Jakarta Timur. Namun sebelumnya, ibu dua anak itu mesti dirontgen dan cek darah.</font></p>
<p><font size="2">Di rumahsakit rujukan, dokter spesialis penyakit dalam memeriksa hasil tes darah dan rontgen. Kesimpulan dokter: tak ada masalah pada jantung Retno. Dokter menduga, ia hanya menderita gastroartritis alias radang lambung. Oleh sebab itu, Retno hanya diberi resep obat untuk mengurangi mual dan kembung seperti yang diberikan pada penderita maag.</font></p>
<p><b><font size="2">Endoskopi</font></b></p>
<p><font size="2">Semakin hari derita Retno kian bertambah. Selain sesak napas yang semakin kerap kambuh, perutnya juga membuncit. Di kantor, banyak rekan yang menyangka saya hamil, ujar Retno. Dua pekan kemudian, Danu membawa Retno ke salah seorang kerabatnya yang juga dokter spesialis penyakit dalam. Hasil diagnosis kerabatnya itu pun sama: Retno hanya menderita gastroartritis.</font></p>
<p><font size="2">Karena tak ada gejala membaik, Retno mencoba pengobatan alternatif. Sambil mengkonsumsi obat dokter, ia juga mengasup herbal. Sayang, sebulan mengkonsumsi herba itu tak juga mengurangi derita Retno. Ia pun mencoba pengobatan alternatif berupa terapi aura. Hasilnya sama, tak ada perubahan berarti.</font></p>
<p><font size="2">Retno kembali berkonsultasi dengan dokter klinik di tempatnya bekerja. Dokter menyarankan untuk menemui salah seorang dokter spesialis penyakit dalam lainnya di rumahsakit tempat ia memeriksakan diri pertama kali. Karena penasaran, akhirnya Retno menuruti. </font></p>
<p><font size="2">Pada Mei 2005, Retno menemui dokter yang disarankan itu. Ia pun menceritakan keluhan dan aneka pengobatan yang tak kunjung menyembuhkan penyakitnya. Sang dokter akhirnya menyarankan untuk dilakukan endoskopi. Setelah dibius, sebuah kamera mikro dimasukkan ke mulut Retno. Secara perlahan kamera itu menyusuri kerongkongan.</font></p>
<p><b><font size="2">Dibakar</font></b></p>
<p><font size="2">Ketika kamera mencapai lambung, dokter melihat kejanggalan. Pada dinding lambung terdapat beberapa benjolan. Pada lambung istri Anda terdapat polip, kata Danu menirukan ucapan dokter. Menurut dr Arijanto Jonosewojo SpPD, spesialis penyakit dalam RS Dr Soetomo, Surabaya, polip lambung semacam tumor. Seperti halnya tumor, polip merupakan pertumbuhan sel dinding lambung (mukosa) yang abnormal. Penyebabnya belum jelas. Kemungkinan besar disebabkan faktor genetik, katanya.</font></p>
<p><font size="2">Polip menyebabkan produksi asam lambung meningkat. Akibatnya, perut kembung. Dalam jangka waktu tertentu, polip dapat berubah menjadi kanker. Oleh sebab itu harus segera ditangani. Pada tahap awal, pasien diberi obat-obatan untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mematikan sel tumor.</font></p>
<p><font size="2">Jika sudah membesar, polip harus dibakar. Itulah yang ditawarkan dokter kepada Retno. Meski mulanya ngeri, akhirnya Retno menyanggupi. Pada Juni 2005, ia kembali menemui sang dokter. Setelah dibius, kamera mikro dan alat pembakar berupa batang elastis sebesar sapu lidi dimasukkan ke dalam lambung melalui mulut. Ujung alat berbahan logam yang dipanaskan. Kemudian, ujung alat itu disentuhkan satu per satu pada benjolan-benjolan di dinding lambung hingga luruh.</font></p>
<p><font size="2">Operasi itu berjalan singkat, hanya 15 menit. Setelah siuman, Retno diperbolehkan pulang. Agar benar-benar sembuh, Retno dibekali 3 obat berupa tablet dan 1 obat cair. Obat tablet dikonsumsi 3 kali sehari masing-masing 1 tablet; obat cair masing-masing 1 sendok makan. Selama penyembuhan, Retno mesti disiplin mengkonsumsi obat. Jika luput, terapi mesti dilakukan dari awal. Ia pun harus berpantang makanan yang menghasilkan gas saat dicerna di lambung, seperti kubis, daun singkong, cokelat, dan keju.</font></p>
<p><font size="2">Setiap dua pekan, Retno memeriksakan diri. Tak terasa, delapan bulan sudah wanita kelahiran Bogor itu menjalani proses penyembuhan. Selama itu pula ia terus-menerus mengkonsumsi obat-obatan kimia. Namun, kesembuhan tak juga menghampiri. Buktinya saya harus minum obat terus. Berarti lambung saya belum sembuh, katanya.</font></p>
<p><font size="2">Pada Maret 2006, ia membaca Trubus yang memuat artikel tentang khasiat jeli teripang untuk mengobati penyakit lambung. Karena berharap sembuh, Retno pun menghubungi salah satu agen dan memesan jeli teripang. Jeli gamat-sebutan teripang di Malaysia-itu dikonsumsi 3 kali sehari masing-masing 1 sendok makan. Khawatir menimbulkan efek buruk, Retno berhenti mengkonsumsi obat dokter.</font></p>
<p><font size="2">Tiga hari mengkonsumsi jeli teripang, kondisi tubuh Retno mulai membaik. Badan saya lebih fit dan tidur lebih nyenyak, katanya. Keesokan harinya Retno memeriksakan diri. Saat diperiksa, dokter menyatakan kondisi lambungnya sudah membaik. Padahal, pada pemeriksaan sebelumnya, tak satu pun komentar itu terucap dari sang dokter. Ia pun tak dianjurkan lagi untuk memeriksakan diri. Untuk berjaga-jaga, dokter hanya meresepkan satu jenis obat.</font></p>
<p><b><font size="2">Antiangiogenesis</font></b></p>
<p><font size="2">Keampuhan gamat mengusir tumor telah dibuktikan Tong Y, dkk, dari <i>Divisi Farmakologi Antitumor, State Key Laboratory of Drug Research, Shanghai Institute of Materia Medica, Chinese Academy of Sciences</i>, Shanghai, Cina. Tong mengisolasi saponin sulfat dari teripang Pentancta quadrangulari yang disebut philinopside A. Dengan menyuntikkan 2-10 mikroliter philinopside A pada aorta tikus, sanggup mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru (angiogenesis) pada sel tumor. Akibatnya, sel tumor tidak mendapat pasokan nutrisi sehingga sel urung berkembang dan akhirnya mati. Hasil itu membuktikan bahwa philinopside A pada teripang berpotensi sebagai antitumor.</font></p>
<p><font size="2">Nun di Rusia, Popov AM, periset <i>Pacific Institute of Bioorganic Chemistry, Far East Division of the Russian Academy of Sciences</i>, Vladivostok, Rusia, juga meneliti khasiat teripang mengatasi tumor. Ia membandingkan efek sitotoksik antara teripang dan ginseng. Pada pemberian 5-20 mikrogram ginsenosida-karbohidrat pada ginseng-tidak memberikan efek sitotoksik yang signifi kan. Sedangkan glikosida dari teripang seperti echinosida A dan B, holothurin A dan B, holotoxin A1, dan curcumariosida G1, mempunyai aktivitas sitotoksik signifi kan. Hal itu mengukuhkan khasiat teripang yang berpotensi antitumor dan antikanker. </font></p>
<p><font size="2">Beragam senyawa aktif yang terkandung dalam teripang itulah yang berperan mengatasi polip lambung alias tumor lambung. Dengan mengkonsumsi ekstrak teripang secara rutin, Retno Dewi Kurniati akhirnya sembuh dari derita polip lambung. (<b>Imam Wiguna/Peliput: Vina Fitriani</b>)</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/teripang-akhiri-derita-tumor-lambung/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Virus Hepatitis itu Telah Hilang</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/virus-hepatitis-itu-telah-hilang</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/virus-hepatitis-itu-telah-hilang#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[Bayangan kematian menyergap benak Rachma Dwiyanti ketika dokter mendiagnosis lupus. Perempuan 32 tahun itu gontai keluar dari ruang praktek. Tiba-tiba saja ia takut menghadapi kehidupan. Maklum]]></category>
		<category><![CDATA[sebulan silam nyawa adiknya terenggut karena penyakit itu. Haruskah ia mengikuti jejak sang adik menuju ke haribaan-Nya?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/virus-hepatitis-itu-telah-hilang</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Gamat / Teripang
Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:07:11

Wiwiek Ady Pramesti tidak pernah menyangka kesibukannya bekerja mendatangkan penderitaan. Awalnya ia menganggap nyeri ulu hati yang beberapa kali menyerang adalah penyakit biasa. Makanya wanita bertubuh jangkung itu tak pernah memeriksakannya ke dokter. Toh hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di apotek, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><em><font color="#800080" size="2">Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Gamat / Teripang</font></em></b></p>
<p><font size="2"><em>Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:07:11</em></font></p>
<p><font size="2"></font></p>
<p><font size="2">Wiwiek Ady Pramesti tidak pernah menyangka kesibukannya bekerja mendatangkan penderitaan. Awalnya ia menganggap nyeri ulu hati yang beberapa kali menyerang adalah penyakit biasa. Makanya wanita bertubuh jangkung itu tak pernah memeriksakannya ke dokter. Toh hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di apotek, penderitaannya bisa diatasi.</font></p>
<p><font size="2"><a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/unsurGoldG1.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="unsur-GoldG" border="0" alt="unsur-GoldG" align="left" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/unsurGoldG_thumb1.jpg" width="191" height="101"></a> Suatu sore di pertengahan Maret 1997, Wiwiek tengah mengikuti rapat perusahaan. Tiba-tiba ibu 1 anak itu menelungkupkan kedua tangan ke bagian ulu hati. Ulu hati sakit sekali serasa dicabik-cabik, kenang Wiwiek. Tak hanya itu, tubuh Wiwiek menjadi lemas disertai perut mual-mual, kembung, demam, nyeri sendi, dan bengkak pada perut kanan atas semakin menjadi-jadi. Oleh teman-teman sekantornya segera ia dilarikan ke rumahsakit terdekat di Surabaya, Jawa Timur.</font></p>
<p><font size="2">Betapa kagetnya Wiwiek ketika ahli medis memvonis dirinya mengidap Hepatitis-B. Hal itu terbukti seminggu kemudian timbul gejala utama hepatitis-B: bagian putih pada mata dan kulit seluruh tubuh tampak menguning, serta air seni berwarna seperti teh.</font></p>
<p><b><font size="2">Coba herbal</font></b></p>
<p><font size="2">Rawat inap selama sebulan penuh terpaksa dijalani Wiwiek. Obat-obatan yang diresepkan dokter pun harus ditelannya. Demi mempercepat kesembuhan, Wiwiek rutin melakukan terapi. Sayang, hasilnya belum maksimal. Rasa lelah, letih, dan lesu kerap menyambanginya. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ibu kelahiran 22 April 1957 itu tidak bisa menolak asupan obat dokter. Jika tidak, risiko sering mual-mual, menggigil, dan pegal-pegal harus diterimanya.</font></p>
<p><font size="2">Namun, lama-kelamaan Wiwiek bosan mengasup obat-obatan yang berefek mual sampai lemas itu. Dalam kebimbangan, ia memutuskan mencari kesembuhan lewat jalur alternatif. Pijat refleksi dari ahli di Desa Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi pilihan pertama. Seminggu 3 kali ia rutin bertandang ke Banyuwangi.</font></p>
<p><font size="2">Ibarat melempar kelereng ke dasar danau, perlahan gelombangnya menghilang. Namun, kelereng masih tetap berada di dalamnya. Sama halnya dengan usaha Wiwiek memulihkan kesehatan. Setelah dipijat, kondisi tubuh menjadi prima. Tubuh jadi tegar, tapi virusnya masih ada di dalam, tuturnya. Belakangan ia terpikat pada ramuan herbal yang ditawarkan teman sekantornya. Ramuan dalam bentuk serbuk itu berasal dari rimpang temulawak. Temulawak direbus dalam dua gelas air sampai mendidih dan tinggal satu gelas. Rebusan temulawak di minum 3 gelas per hari. Hasilnya, dari bulan ke bulan ia merasakan perubahan. Kesehatannya meningkat drastis. Daya tahan tubuhnya membaik, tapi virus hepatitis enggan minggat dari tubuh.</font></p>
<p><b><font size="2">Berkat gamat</font></b></p>
<p><font size="2">Berdampingan dengan penyakit memang bukan pilihan menyenangkan. Sembilan tahun sebagai carier hepatitis dijalani Wiwiek. Selama itu pula hidupnya serasa tak berarti. Oleh karena itu, Wiwiek selalu berusaha mencari kesembuhan. Suatu ketika di penghujung September 2005 ia berjumpa dengan rekan lamanya di Semarang. Dari sanalah perkenalannya dengan gamat-sebutan teripang di Malaysia-berawal. Sejak itu Wiwiek mengkonsumsi gamat secara rutin.</font></p>
<p><font size="2">Wiwiek yakin pilihannya kali itu tak meleset. Ia meneguk gamat 1-2 sendok makan 3 kali sehari tanpa didampingi konsumsi obat lain. Dalam hitungan minggu kondisi tubuhnya bertambah prima. Semangat beraktivitas terasa meluap-luap. Awal Mei 2006, noktah cerah kesembuhan mulai tampak di mata wanita 49 tahun itu. Hasil tes SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) normal di kisaran 15-17 IU dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) pun beranjak stabil di angka 17-20 IU.</font></p>
<p><font size="2">Demikian pula tes virus/antivirus. Virus hepatitis dalam tubuhnya dinyatakan negatif alias telah musnah. Kurang yakin, tes laboratorium di lain tempat pun dilakoni. Serasa mendapat keajaiban, hasil serupa Wiwiek dapatkan. Pantas bila konsumsi gamat tetap saja dilakukan sebagai wujud syukur.</font></p>
<p><b><font size="2">Diresepkan dokter</font></b></p>
<p><font size="2">Kisah kesembuhan Wiwiek Ady Pramesti itu sebuah keniscayaan. Dokter Hariadi yang dihubungi Trubus menjelaskan kandungan kolagen pada teripang memiliki kemampuan menyembuhkan hepatitis-B dengan cepat. Hal itu disebabkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro itu, gamat merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung lebih baik dan tidak menimbulkan efek samping.</font></p>
<p><font size="2">Hal senada dijelaskan dr Merlyn di Surabaya. Hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut. Bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu. Gamat membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Apalagi ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.</font></p>
<p><font size="2">Jadi, bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan, ucap Merlyn. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis-B sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.</font></p>
<p><font size="2">Khasiat gamat memang luar biasa. Kandungan hewan laut fi lum Echinodermata itu efektif mencegah kehadiran atau bahkan memusnahkan virus patogen. Berbagai pemeriksaan dokter itu menguatkan bukti empiris khasiat gamat menumpas virus hepatitis yang dialami Wiwiek Ady Pramesti. Pantas jika para dokter itu sepakat untuk meresepkannya. Lantunan kesembuhan para penderita hepatitis pun seakan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari teripang. (<b>Hermansyah</b>)</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/virus-hepatitis-itu-telah-hilang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senjata Pamungkas Murid Hipokrates (Komentar para Dokter tentang Khasiat Gamat)</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/senjata-pamungkas-murid-hipokrates</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/senjata-pamungkas-murid-hipokrates#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[gamat emas]]></category>
		<category><![CDATA[gamat jely]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jely gamat]]></category>
		<category><![CDATA[spirulina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/senjata-pamungkas-murid-hipokrates</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat
Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:00:45
Senjata pamungkas bagi para dokter berupa obat. Dengan meresepkan obat yang tepat, diharapkan penyakit yang merongrong pasien segera dapat diatasi. Salah satu yang dijadikan sebagai senjata pamungkas untuk melawan ganasnya penyakit adalah ekstrak teripang. Banyak dokter mengkonsumsi untuk diri sendiri atau meresepkan kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><font color="#800080" size="2"><em>Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat</em></font></b></p>
<p><font size="2"><em>Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:00:45</em></font></p>
<p><font size="2">Senjata pamungkas bagi para dokter berupa obat. Dengan meresepkan obat yang tepat, diharapkan penyakit yang merongrong pasien segera dapat diatasi. Salah satu yang dijadikan sebagai senjata pamungkas untuk melawan ganasnya penyakit adalah ekstrak teripang. Banyak dokter mengkonsumsi untuk diri sendiri atau meresepkan kepada pasien. Itu ditempuh setelah beragam obat-obatan kimiawi tak sanggup melumpuhkan penyakit maut.<a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/molekulgamatteripang1.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="molekul gamat teripang" border="0" alt="molekul gamat teripang" align="right" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/molekulgamatteripang_thumb1.jpg" width="234" height="162"></a> </font></p>
<p><font size="2">Apa kata mereka tentang ekstrak teripang? Inilah komentar beberapa dokter yang dihubungi Trubus secara terpisah.</font></p>
<p><b><font size="2">dr Oetjoeng Handajanto, <br />Sukajadi, Bandung</font></b></p>
<p><font size="2">Perkenalan dr Oetjoeng Handajanto dengan ekstrak teripang pada 2004. Semula ia menganggap ekstrak teripang hanya suplemen. Ahli terapi kolon itu memberikan ekstrak itu kepada penderita gangren atau luka akibat diabetes mellitus. Dalam hitungan hari, luka pun mengering. Menurut lulusan Fakultas Kedokteran Bochum University, Jerman, itu keampuhan ekstrak teripang kaya kolagen.</font></p>
<p><font size="2">Faedah kolagen meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mempercepat penyembuhan. Ia tak menyangka ekstrak itu mampu menyembuhkan luka dalam waktu singkat. Bagaimana dengan diabetes mellitus? Penyakit kencing manis itu pada dasarnya tidak bisa disembuhkan, tetapi kadar gula darah hanya bisa dikontrol. Itu pun hanya pada penderita diabetes tanpa ketergantungan insulin.</font></p>
<p><font size="2">Nutrisi pada teripang mampu merangsang kelenjar pankreas memproduksi insulin. Selain itu anggota famili Holothuriidae itu memperbaiki kinerja ginjal dan limfa sehingga gula dapat dicerna dengan baik. Senyawa aktif itu juga berguna untuk mengatasi luka dinding lambung penderita maag akut dan gangguan pencernaan.</font></p>
<p><b><font size="2">dr Andreas Widjaja SpPD <br />Karangwulansari, Semarang</font></b></p>
<p><font size="2">Atas anjuran teman, dr Andreas Widjaja SpPD memberikan olahan hoisom-alias teripang-untuk mengatasi batuk menahun yang dialami anak sulungnya, Esra Wijaya (6 tahun). Sejak berusia 4 tahun ia mengidap batuk kronis. Hampir setiap bulan ia batuk dan pilek selama 7 hari akibat tonsilitas meradang. Biasanya saya memberikan obat berupa antiinfl amasi dan antialergi. Karena khawatir olahan hoisom tinggi MSG (monosodium glutamat), saya mencoba memberikan ekstrak teripang, ujarnya. Dosis 5 cc 3 kali sehari.</font></p>
<p><font size="2">Menurut pengamatan dokter spesialis penyakit dalam alumnus Universitas Diponegoro itu, sejak rutin minum ekstrak teripang praktis Esra tak pernah batuk. Mungkin pada teripang terdapat zat imunomodulator dan antioksidan. Imunomodulator berfaedah untuk membangun sistem kekebalan tubuh. Karena sistem imun meningkat sehingga tubuh dapat mengatasi zat asing yang mengganggu kesehatan.</font></p>
<p><font size="2">Antioksidan amat penting untuk mengikat radikal bebas. Maklum, kita hidup di antara polutan tinggi. Penggunaan bahan alami untuk obat memang tengah tren saat ini seiring dengan pergeseran dunia medis ke arah fitofarmaka. Sekarang amat banyak obat-obatan dari ekstrak tumbuhan. Saya yakin fitofarmaka ada khasiatnya. Namun, bedanya dengan obat medis, belum ada evident base, baru terbatas pada pengamatan, katanya.</font></p>
<p><b><font size="2">dr Maria Theresia Karnadi MS <br />Cilandak, Jakarta Selatan</font></b></p>
<p><font size="2">Pada awalnya dr Maria Theresia Karnadi MS berpendapat, tak mungkin satu produk menyembuhkan berbagai penyakit. Namun, setelah memberikan kepada pasien dan menggunakannya sendiri, ia akhirnya percaya. Alumnus Universitas Indonesia itu memanfaatkan ekstrak teripang untuk menurunkan kolesterol tinggi. Beberapa pasien diabetes mellitus yang ditanganinya dan diberi ekstrak gamat akhirnya batal amputasi.</font></p>
<p><font size="2">Teripang tak hanya berfungsi untuk satu organ, tetapi keseluruhan organ tubuh manusia. Faedahnya meregenerasi sel, menumbuhkan sel-sel yang rusak, sehingga mempercepat penyembuhan. Oleh karena itu ekstrak teripang dapat digunakan untuk semua kasus penyakit, bahkan orang sehat sekalipun.</font></p>
<p><font size="2">Teripang termasuk makanan sehat sehingga bila diberikan agak banyak pun tak berdampak buruk. Dalam dunia kedokteran, ekstrak teripang dan sejenisnya disebut roboransia alias pengobatan tambahan. Dulu pengaruh roboransia dianggap tak terlalu besar ketimbang obat-obatan kimia yang diresepkan dokter. Namun, sekarang dapat dilihat, pengaruh roboransia cukup besar, ujar Maria. Sebab, selain dapat menyembuhkan juga meningkatkan daya tahan tubuh.</font></p>
<p><b><font size="2">dr Hariadi <br />Semarang</font></b></p>
<p><font size="2">Dokter Hariadi mengkonsumsi ekstrak teripang untuk mengatasi gastritis alias infeksi saluran pencernaan. Pada saat bersamaan ia juga memberikan kepada penderita gastritis. Dosisnya 2 sendok makan 3 kali sehari. Dua bulan berselang tampak kemajuan seperti mual dan kembung hilang. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu teripang mengandung kolagen yang mempercepat penyembuhan.</font></p>
<p><font size="2">Pria kelahiran Semarang 28 Februari 1963 itu juga meresepkan ekstrak teripang untuk pasien nyeri sendi dan beragam luka. Proses penyembuhan relatif cepat lantaran teripang mampu meregenerasi sel dalam waktu singkat. Sampai saat ini belum diketahui adanya efek samping. Karena teripang merupakan suplemen organik sehingga penyerapan dalam tubuh berlangsung baik, ujarnya. (<b>Sardi Duryatmo/Peliput: Lani Marliani, Hermansyah, &amp; Imam Wiguna</b>)</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/senjata-pamungkas-murid-hipokrates/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reportase Malaysia Obat Mujarab dari Laut</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/reportase-malaysia-obat-mujarab-dari-laut</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/reportase-malaysia-obat-mujarab-dari-laut#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:10:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[gamat emas]]></category>
		<category><![CDATA[gamat jely]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jely gamat]]></category>
		<category><![CDATA[spirulina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/uncategorized/reportase-malaysia-obat-mujarab-dari-laut</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang
Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:27:04
Tiga puluh hari sudah tubuh Lis Rudiyan terbujur di ruang intensive Care Unit (ICU) sebuah rumah sakit besar di Semarang, Jawa Tengah. Ia koma. Stroke pendarahan akibat hipertensi &#8211;tekanan darahnya 200/120 mmHg&#8211; memaksa perempuan 42 tahun itu opname hingga 1,5 bulan. Begitu tangan mampu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><em><font color="#800080" size="2">Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat / Teripang</font></em></b></p>
<p><font size="2"><em>Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:27:04</em></font></p>
<p><font size="2">Tiga puluh hari sudah tubuh Lis Rudiyan terbujur di ruang intensive Care Unit (ICU) sebuah rumah sakit besar di Semarang, Jawa Tengah. Ia koma. Stroke pendarahan akibat hipertensi &#8211;tekanan darahnya 200/120 mmHg&#8211; memaksa perempuan 42 tahun itu opname hingga 1,5 bulan. Begitu tangan mampu bergerak, Lis dipindahkan dari ruang ICU ke bangsal. Di ruang itulah adiknya, diam-diam memberikan ekstak teripang dengan gastric tube, semacam selang yang dimasukkan ke lubang hidung lalu ke lambung.<a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/gamatteripang5.jpg"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="gamat - teripang" border="0" alt="gamat - teripang" align="right" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/gamatteripang_thumb5.jpg" width="263" height="181"></a> </font></p>
<p><font size="2">Adiknya, Ade Nurmaya, yang kebetulan dokter tahu betul risiko stroke pendarahan. Pasien stroke pendarahan kemungkinan hidup cuma 5%, ujar dr Ade Nurmaya yang berpraktek di Getasan, Salatiga, kira-kira 1,5 jam perjalanan dari Semarang. Tanpa sepengetahuan dokter yang merawat, Ade memberikan 1 sendok makan esktrak teripang 3 kali sehari kepada Lis. Ekstrak itu rutin diberikan sejam sebelum jadwal makan.</font></p>
<p><font size="2">Mengapa Ade Nurmaya memberikan ekstrak teripang? Jangan sampai kakak sembuh, tetapi daya pikir menurun. Lumpuh akibat stroke masih bisa disembuhkan. Namun, kalau ingatan yang rusak sulit dipulihkan. Saya juga ingin membuktikan apa benar teripang bisa menyembuhkan stroke seperti ditulis Trubus? ujar perempuan 38 tahun itu. Pada edisi Maret 2006 majalah Anda memang menulis khasiat teripang, antara lain menyembuhkan stroke. </font></p>
<p><font size="2">Beberapa pekan setelah diberi ekstrak teripang, Lis siuman. Kebahagiaan keluarga besarnya membuncah. Yang lebih menggembirakan ingatannya seperti semula, tak berkurang sedikit pun. Pernah temannya bezuk, karyawan PT Taspen Semarang itu ingat persis sisa cuti. Kemampuan bicaranya juga bagus, ujar dokter alumnus Universitas Diponegoro itu. Trubus membuktikannya ketika berbicara langsung dengan Lis Rudiyan.</font></p>
<p><font size="2">Padahal, pendarahan terjadi di cerebrospinal (ruang di tengah otak) dan mengendap hampir ke batang otak seperti dialami almarhumah Sukma Ayu. Ekstrak teripang cukup membantu mengatasi stroke. Bagi penderita stroke, pendarahan mendesak otak ke samping sehingga jaringan rusak, katanya. Protein yang dikandung teripang menumbuhkan sel-sel baru pada otak dan meregenerasi jaringan yang mati sehingga daya ingat dapat berfungsi baik.</font></p>
<p><b><font size="2">Beragam penyakit</font></b></p>
<p><font size="2">Hj Halimah Omar juga merasakan khasiat teripang. Perempuan kelahiran Johor, Malaysia, 24 Mei 1951 itu 17 tahun mengidap asma. Begitu gejala serangan muncul, anak ke-8 dari 12 bersaudara itu segera memacu mobilnya ke Batupahat Hospital, 2 km dari rumahnya. Dokter negeri jiran biasanya meresepkan bentolin, niulin, dan obat spray untuk melegakan jalan pernapasan. Sayang, ketika obat-obatan habis penyakitnya kerap muncul.</font></p>
<p><font size="2">Oleh karena itu Halimah tertarik mencoba ekstrak teripang. Ibu 2 anak itu rutin mengkonsumsi 2 sendok makan 2 kali sehari. Efek yang langsung dirasakan perempuan 55 tahun itu, Saya rasa badan sedap (enak, red), ujarnya ketika ditemui Trubus di rumahnya di bilangan Tamantasik, Johor. Dua tahun terakhir setelah rutin mengkonsumsi gamat-sebutan teripang di Malaysia-asmanya tak pernah kambuh. </font></p>
<p><font size="2">Teripang tak hanya membantu proses penyembuhan stroke dan asma. Banyak penyakit maut lain yang dituntaskan oleh anggota famili Holothuriidae itu seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hepatitis, dan psoriasis. Teripang berkhasiat untuk hampir semua kasus penyakit. Cara kerjanya tentu saja berbeda. Misalnya untuk asam urat ekstrak teripang memblokir asam urat, untuk osteoarthritis alias radang sendi teripang memberikan kondroitin sehingga tulang rawannya membaik, ujar dr Zen Djaja MD di Malang.</font></p>
<p><font size="2">Ekstrak teripang itulah yang kini menjadi buah bibir di masyarakat Indonesia. Banyak pasien berharap sembuh dari penyakit mematikan dengan mengkonsumsi ekstraknya. Di sisi lain banyak pula dokter yang mengidap penyakit tertentu, lalu mengkonsumsi teripang untuk diri sendiri dan merasakan faedahnya. Episode berikutnya, sang dokter menganjurkan-jika tak boleh dibilang meresepkan-kepada para pasien.</font></p>
<p><font size="2">Sekadar menyebut contoh, di Jakarta ada dr Pieter AW Pattinama MPH, mantan direktur RS PGI Cikini. Derita panjang akibat serangan diabetes mellitus sejak 1972 akhirnya berujung. Itu setelah ia melakukan terapi akupunktur plus konsumsi ekstrak gamat. Kadar gula darah pria 59 tahun itu semula 500 mg/dl turun menjadi 160 mg/dl dalam 2 bulan. </font></p>
<p><font size="2">Dokter-dokter di Indonesia biasanya tak gampang percaya terhadap obat atau suplemen yang belum diuji klinis. Namun, pada kasus ekstrak teripang yang notabene belum diuji klinis, mereka berkenan menggunakan setelah obat-obatan kimiawi gagal mengatasi penyakit-penyakit tertentu. Menurut dr Andreas Widjaja itulah fenomena bangkitnya fitofarmaka di Indonesia.</font></p>
<p><b><font size="2">Lengkap</font></b></p>
<p><font size="2">Apa rahasia teripang sehingga dapat menyembuhkan beragam penyakit? Ahli nutrisi Malaysia Walter Kee Mun Yee, mengatakan teripang mengandung kolagen, MPS (mucopolusacarida), DHA (Docosahexaenoic acid) dan EPA (Eicosapentaenoic acid). Kepada Trubus alumnus Wisconsin University itu mengatakan, MPS dalam bentuk kondritin sulfat memulihkan sendi dan membangun tulang rawan. Senyawa itu juga memberikan pelendiran pada dinding sel.</font></p>
<p><font size="2">Dua yang disebut terakhir-EPA dan DHA, disebut omega 3-merupakan asam lemak rantai panjang. DHA dan EPA banyak ditemukan pada satwa di lautan. Menurut ahli gizi, Dr Uken Soetrisno, DHA dan EPA berfungsi untuk kecerdasan dan berhubungan dengan pertumbuhan simpul-simpul saraf atau ganglion. Hal senada juga diungkapkan dr Luki Kartadinata. DHA dan EPA bermanfaat untuk pertumbuhan otak dan melancarkan sirkulasi darah, ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti itu.</font></p>
<p><font size="2">Masih ada faedah lain senyawa aktif itu. Menurut dr Imelda Retno Purwanti dokter di Kelapagading, Jakarta Utara, EPA dan Omega 3 sebagai pelarut kolesterol, terutama LDL (dikenal sebagai kolesterol jahat, red). Jika tak diterapi kolesterol tinggi menyebabkan penyakit jantung. Efeknya berantai dan tak dapat berdiri sendiri-sendiri. Semua ahli sepakat soal faedah EPA dan DHA. Yang tak bulat adalah soal waktu pemberian.</font></p>
<p><font size="2">Menurut dr Zen Djaja MD di Jakarta ekstrak teripang sangat baik diberikan kepada wanita hamil, bukan anak-anak. Pada beberapa penelitian spesifik, DHA tak terlalu berkhasiat ketika bayi sudah lahir. Ia (DHA, red) menampakkan fungsinya ketika pembentukan otak janin, kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atmajaya. </font></p>
<p><font size="2">Namun, Dr Uken Soetrisno mengatakan, selain kepada wanita hamil, DHA juga bagus diberikan kepada anak-anak di bawah 2 tahun. Tetap harus dijaga keseimbangan nutrisi. Sebab, di dunia ini tak ada makanan superlengkap, ujar doktor Nutrisi alumnus Oregon State University. Selain itu teathfish-sebutan teripang di Inggris-kaya tembaga. Tembaga bagus untuk regenasi sel sehingga bikin awet muda, ujar dr Luki.</font></p>
<p><b><font size="2">Rusak ginjal?</font></b></p>
<p><font size="2">Zen Djaja MD mengatakan, mentimun laut-sebutan untuk teripang-mengandung asam lemak 12-MTA alias metthyltetradecanoic acid. Hingga saat ini jenis bakteri yang berjasa dalam pembentukan asam itu masih diteliti. Asam itu tokcer mengahalangi enzim 5-Lox atau populer sebagai lipoksigenase, enzim yang mengoksidasi lemak tak jenuh menjadi peroksida sehingga mengancam kesehatan. Dalam dunia pengobatan modern, ini adalah kunci pengobatan asma, pembengkakan usus, dan arthritis, kata Zen.</font></p>
<p><font size="2">Secara tradisional, teripang digunakan dalam pengobatan cina sejak ribuan tahun silam. Hoisom- sebutan teripang di Cina-dikeringkan atau dibuat bubuk. Menurut William Aditeja, ahli pengobatan cina di Jakarta, teripang bubuk lebih aman dikonsumsi pasien alergi ketimbang yang kering. Kadar protein teripang kering relatif tinggi sehingga memicu alergi.</font></p>
<p><font size="2">Dokter alumnus Beijing University of Traditional Chinese Medicine itu memanfaatkan teripang untuk mengobati penyakit sirosis hati, mioma, dan segala penyakit yang menyebabkan organ tubuh mengeras atau membengkak. Teripang berkadar garam tinggi sehingga berfungsi melunakkan atau mengecilkan kelainan organ tubuh yang mengeras atau membengkak, ujar William yang berpraktek di Jakarta Kota.</font></p>
<p><font size="2">Ia mengatakan konsumsi berlebihan dalam waktu lama, berefek terhadap ginjal. Oleh sebab itu, dosis mesti tepat. Menurut William dosis konsumsi teripang kering 15-30 g; bubuk, 3 g sekali konsumsi. Frekuensinya 2-3 kali sehari. Menurut Walter Kee Mun Yee ekstrak gamat tanpa garam. Mirip ikan laut atau cumi-cumi, walau hidup di laut tapi dagingnya tak asin karena adanya reverse osmosis, ujar Kee.</font></p>
<p><b><font size="2">Efek berbeda</font></b></p>
<p><font size="2">Tentu, tak semua dokter menganjurkan ekstrak zeekomkamer-sebutan teripang di Belanda-kepada para pasiennya. Contoh, dr Paulus Wahyudi Halim. Dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Provinsi Banten, itu menyarankan pasien untuk berhati-hati. Mestinya pasien memperhatikan efek samping, terutama pada organ hati dan ginjal. Bila keduanya rusak, obat malah mencelakakan kita. Sebab, efek obat untuk setiap orang berbeda, tergantung tingkat kemampuan tubuh menerima zat itu, katanya. </font></p>
<p><font size="2">Dokter alumnus Universitas Degli Studi Padova, Italia, itu mengatakan, ekstrak teripang mestinya melewati uji yang mengikuti kaidah farmakologis seperti uji klinis. Tujuannya untuk menentukan dosis tepat sehingga konsumen terlindungi. Harap mafh um, kerap kali dosis yang digunakan konsumen di sini mengacu pada pasien di mancanegara yang belum tentu kebutuhannya sama. </font></p>
<p><font size="2">Pendapat serupa dikemukakan oleh Dr Asep Gana Suganda, ahli farmakologi Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam teripang juga mengandung beberapa senyawa toksik seperti holoturin yang justru berbahaya bagi tubuh manusia, ujar dosen jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB. Doktor Farmakologi alumnus Nantes University, Perancis, itu menuturkan obat herbal terstandar dikatakan aman jika memenuhi data praklinis.</font></p>
<p><font size="2">Sebetulnya banyak periset di berbagai negara telah membuktikan keampuhan teripang dalam uji praklinis. Dr Retno Murwani dari Universitas Diponegoro, misalnya, membuktikan teripang sebagai antikanker. Riset serupa juga ditempuh Tong Y, dari Divisi Farmakologi Antitumor, State Key Laboratory of Drug Research, Shanghai Institute of Materia Medica, Chinese Academy of Sciences, Shanghai, Cina.</font></p>
<p><b><font size="2">Tren</font></b></p>
<p><font size="2">Ekstrak teripang kini banyak dikonsumsi dalam bentuk cair. Itu hasil olahan beberapa spesies teripang yang telah diteliti senyawa aktifnya. Di antara jenis-jenis itu belum ada kasus teripang itu beracun, ujar Drs Prapto Darsono, periset Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi. Apakah semua spesies berkhasiat obat? Prof Dr Zaiton Hassan, peneliti teripang dari Universiti Putra Malaysia, mengatakan kandungan antarspesies relatif sama. </font></p>
<p><font size="2">Hanya persentase zat aktif yang berbeda. Beberapa spesies yang lazim diolah menjadi ekstrak antara lain teripang pasir Holothuria scabra, teripang hitam H. edulis, dan Stichopus variegatus. Meski Indonesia mempunyai banyak spesies, tetapi ekstrak teripang masih diimpor dari Malaysia. Di negeri jiran itu popularitas gamat-begitu mereka menyebut teripang-amat melambung.</font></p>
<p><font size="2">Bekas jajahan Inggris itu meriset teripang secara terpadu sejak 1995. Penelitian perdana dilakukan oleh Prof Dr Ridzwan Hashim, mantan dosen Universiti Kebangsaan Malaysia yang kini mengajar di International Islamic University Kualalumpur (baca: Khasiat di Balik Resep Datuk, halaman 22-23). Sejak itu penelitian untuk mengungkap tabir teripang terus dilakukan. Hasil riset itu-antara lain teripang berkhasiat mengatasi beragam penyakit- mendorong investor membangun pabik pengolahan. </font></p>
<p><font size="2">Wajar bila saat ini di Malaysia bertebaran puluhan produsen ekstrak teripang dari skala rumahan yang berpusat di Pulau Langkawi hingga skala besar. Beberapa produsen skala besar di antaranya Diamond Interest Sdn Bhd (Sdn Bhd, Sendirian Berhad = PT, perusahaan terbatas), Healwell Pharmaceuticals Sdn Bhd, Luxor Network Sdn Bhd, MICH Sdn Bhd, dan Rojam Industries Sdn Bhd. Tiga produsen yang disebut pertama mengekspor ekstrak teripang ke Indonesia dengan merek masing-masing Sea Cucumber, Gamat Emulsion, dan Jeli Gamat. </font></p>
<p><font size="2">Ketiga merek itulah yang kini beredar di pasaran Indonesia. Menurut Paulus Prawira yang mendistribusikan Sea Cucumber di Jakarta, volume penjualan 2005 meningkat 25% ketimbang tahun sebelumnya. Melambungnya permintaan juga dirasakan oleh Thomas Hendrawan, distributor Jeli Gamat di Indonesia. Lonjakan permintaan ke- 3 merek itu mengindikasikan ekstrak teripang dibutuhkan masyarakat. </font></p>
<p><font size="2">Sayang, meski Indonesia mempunyai keragaman spesies yang tinggi, industri pengolahan teripang belum muncul. Padahal, teknologi pengolahan beche de mer-sebutan teripang di lidah Perancis-relatif mudah (baca: Jalan Panjang Pangkor ke Selangor, halaman 24-25). Menurut Drs Prapto Darsono, alumnus Biologi Kelautan University of South Carolina, Amerika Serikat, dari 1.200 spesies teripang, 200 di antaranya hidup di Indonesia. Padahal, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, prospek pasar ekstrak teripang amat menjanjikan. Apalagi, Di dalam ilmu pengobatan barat teripang sedang gencar dimanfaatkan sebagai obat. Kita masih menggolongkan sebagai makanan kesehatan, ujar dr Zen Djaja. Apa pun sebutannya, obat atau suplemen, teripang terbukti berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit maut.</font></p>
<p><font size="2">Itulah sebabnya banyak orang menyandarkan harapan kesembuhan pada ginseng laut, julukan untuk teripang. (<b>Sardi Duryatmo/Peliput: Hermansyah, Imam Wiguna, Kiki Riazkika, Syalita Fawnia, &amp; Vina Fitriani</b>)</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/reportase-malaysia-obat-mujarab-dari-laut/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyembuh dari Dasar Samudera</title>
		<link>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/penyembuh-dari-dasar-samudera</link>
		<comments>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/penyembuh-dari-dasar-samudera#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 01:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ekanita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat]]></category>
		<category><![CDATA[gamat emas]]></category>
		<category><![CDATA[gamat jely]]></category>
		<category><![CDATA[jeli gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jelly gamat]]></category>
		<category><![CDATA[jely gamat]]></category>
		<category><![CDATA[spirulina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/penyembuh-dari-dasar-samudera</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Gamat / Teripang
Edisi: Selasa, 07 Maret 2006 14:31:33
Sejak zaman purba teripang Stichopus hermanii memang dikenal berkhasiat obat. Itu tak hanya kepercayaan masyarakat Korea dan Cina, tetapi juga berbagai bangsa. Nelayan Malaysia, misalnya, lazim meminum saripati teripang sebelum melaut. Efek toniknya menguatkan badan. Di Pulau Langkawi, Kedah, gamat &#8211; teripang dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><font color="#ff00ff" size="2"><em>Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Gamat / Teripang</em></font></b></p>
<p><em><font size="2">Edisi: Selasa, 07 Maret 2006 14:31:33</font></em></p>
<p><font size="2">Sejak zaman purba teripang <i>Stichopus hermanii</i> memang dikenal berkhasiat obat. Itu tak hanya kepercayaan masyarakat Korea dan Cina, tetapi juga berbagai bangsa. Nelayan Malaysia, misalnya, lazim meminum saripati teripang sebelum melaut. Efek toniknya menguatkan badan. Di Pulau Langkawi, Kedah, gamat &#8211; teripang dalam Bahasa Malaysia &#8211; digunakan sebagai obat luka ringan, sakit sendi, radang, asma, paru-paru, tekanan darah tinggi, dan kencing manis. Sebagai sumber protein teripang mempercepat penyembuhan luka dalam setelah pembedahan, bersalin normal, dan caesar.<a href="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/294.gif"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="294" border="0" alt="294" align="right" src="http://herbalgamat.com/wp-content/uploads/2010/05/294_thumb.gif" width="248" height="243"></a> </font></p>
<p><font size="2">Teripang hewan laut bermarga Echinodermata dan kelas Holothuroidea. Beberapa jenis bertubuh lunak dan silindris memanjang seperti mentimun. Itu sebabnya teripang disebut mentimun laut, sea cucumber atau teatfi sh. Di Jepang anggota famili Holothuriidae itu disebut namako, di Thailand pling kao, dan di Perancis, <i>beche de mer</i>. </font></p>
<p><font size="2">Indonesia penghasil teripang terbesar di dunia. Sayang, tak ada yang mengolahnya. Hampir semua diekspor, kata Prapto Dharsono MSc, peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi, Jakarta. Padahal, di Hongkong menu berbahan baku teripang termasuk makanan ekstramahal dan hanya dihidangkan saat acara khusus seperti perkawinan.</font></p>
<p><font size="2"><b>Regenerasi sel</b> <br />Teripang cespleng menyembuhkan berbagai penyakit. Kemampuannya dalam regenerasi sel jadi alasan utama teripang dipakai menyembuhkan berbagai penyakit, kata dr Pieter A. W. Pattinama, RS PGI Cikini, Jakarta. Ia memperbaiki sel yang rusak. Di alam regenerasi sel terjadi saat teripang menghindari musuh, lingkungannya tercemar, dan kenaikan suhu air. Kekenyalan jaringan dinding tubuh menyebabkan pemecahan sel kulit luar dan kloaka.</font></p>
<p><font size="2">Saat itu juga saluran pernapasan, pencernaan, dan gonad terburai keluar melalui anus atau dinding tubuh yang terpecah. Dalam waktu 9 &#8211; 90 hari, teripang kembali utuh. Regenerasi sel juga karena tubuh teripang menjadi habitat belut laut. Anggota keluarga Carapidae seukuran kelingking itu tinggal di perut teripang dan menyantap bahan organik di dalam tubuh. Itu tak membahayakan teripang, sebab ia mampu menumbuhkan kembali sel yang hilang dalam waktu singkat.</font></p>
<p><font size="2">Selain mampu meregenerasi sel, teripang kaya akan nutrisi. Senyawa aktif terbanyak berupa antioksidan, baik untuk perbaikan sel tubuh manusia, ujar dokter alumnus Universitas Indonesia itu. <br />Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia teripang mengandung 86% protein. Proteinnya mudah diuraikan oleh enzim pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen. Itu sebagai pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan kulit. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup, lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah bak kaca. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet.</font></p>
<p><font size="2">Kandungan lain adalah mucopolusacharida (MPS) populer sebagai glycosaminoglycans (GAGs). Dalam bentuk kondritin sulfat memulihkan penyakit-penyakit sendi dan membangun kembali tulang rawan. GAGs sintesis dijual di maskapai penerbangan Singapore Airlines. Zat itu menghilangkan linu sendi akibat duduk terlalu lama. Cara kerjanya dengan merangsang tubuh mensekresikan cairan synovial untuk lubrikasi persendian.</font></p>
<p><font size="2">MPS bersama GAGs memberikan efek lendir pada dinding sel, kata Dr Muhilal, ahli gizi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi, Bogor. Artinya teripang berfungsi sebagai antithrombogenik untuk mencegah penggumpalan melalui pengenceran darah. </font></p>
<p><font size="2"><b>Omega 3</b> <br />Khasiat teripang juga didukung oleh kandungan EPA dan DHA &#8211; keduanya termasuk asam lemak omega 3. Faedahnya menghambat proses penuaan, menurunkan kolesterol jahat LDL dan VLDL dalam tubuh sehingga mengurangi risiko penyakit jantung. Teripang tidak mengandung kolesterol, baik untuk orang yang punya penyakit jantung, kata Sinru Sani Yang, ahli pengobatan cina di Kelapagading, Jakarta Utara. Menurut Muhilal, EPA dan DHA yang berantai panjang dan berikatan rangkap memulihkan jaringan yang rusak serta meningkatkan kinerja otak dan mata.</font></p>
<p><font size="2">Meningkatnya kinerja indra penglihatan karena fungsi mineral seng dalam mengurai karoten menjadi vitamin A. Ada 200 macam enzim membutuhkan seng agar berfungsi, ujar doktor Biokimia Gizi alumnus University of Liverpool. Seng juga dibutuhkan prostat. Jika jumlah seng pada prostat tidak memadai, terjadi pembengkakan atau hipertrofi . Prof Mohamad Yusuf dari klinik Citra Insani, Sukabumi, yakin gamat memperkuat kerja ginjal untuk menyaring zat-zat yang masuk ke organ itu. Fungsi itu optimal jika diolah, bersih dari pasir dan bau asin laut. Jika tidak, memacu kerusakan ginjal.</font></p>
<p><font size="2">Mineral lainnya adalah kromium membantu kinerja insulin. Caranya melalui penyerapan glukosa berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk jaringan darah lebih cepat. Ini menyebabkan konsumsi teripang mencegah serta memulihkan penyakit diabetes mellitus.</font></p>
<p><font size="2"><b>Anti HIV</b> <br />Penelitian terbaru Institut Kimia Universitas Los Banos, Filipina, mengungkap teripang dapat menjadi agen antitumor dan sebagai obat Human Immunodefi siensy Virus (HIV). Yang paling berpengaruh adalah gula bernama lektin. Senyawa lektin bersifat mitogenik atau sel berkembang biak cepat dan antimikroba. Selain itu, lektin efektif melawan kanker otot pada tikus serta kanker paru-paru manusia dengan dosis masing-masing 5 dan 50 mikrogram. Lektin berefek terapi bagi HIV karena mampu menggumpalkan sel jahat. Itu terlihat ketika diuji dalam laboratorium dengan menggunakan sel limfoid.</font></p>
<p><font size="2">Teripang membersihkan pasir laut dari serpihan endapan benda-benda atau lumpur organik di dasar laut. Ia mengisap, melumatnya, dan yang tersisa adalah pasir bersih. Senjatanya berupa gas holotrin yang beracun bagi ikan, tetapi hanya berakibat iritasi mata dan kulit pada manusia. Karena ampuh membunuh ikan, racun gamat kini dikembangkan sebagai obat antiseptik alami untuk melawan kanker dan infeksi. <br />Saat ini sudah beredar produk ekstrak teripang. <i>Stichopus hermanii</i> yang lebih dikenal dengan <strong><em>teripang emas</em></strong> diolah menjadi produk suplemen berupa jeli maupun kapsul, sampo, krim dan gel, pasta gigi, krim badan, serta minyak urut. Dengan segenap keistimewaan itu harapan kesembuhan disandarkan pada mentimun laut. (<b>Vina Fitriani</b>)</font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://herbalgamat.com/artikel-majalah-trubus-tentang-gamat/penyembuh-dari-dasar-samudera/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
