Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiata Teripang / Gamat
Edisi: Jumat, 05 Mei 2006 11:38:29
Arif Gunawan tak pernah menyadari kesibukannya bekerja membuat otot-otot leher menegang. Saraf semakin lelah ketika bertubi-tubi permasalahan harus diselesaikan. Ditambah lagi pola hidupnya semakin tidak teratur. Ia mengenyampingkan olahraga, waktu tidur berkurang, dan menyantap semua makanan tanpa pandang bulu. Keteledoran itu mendapat ganjaran pada Desember 2002: Arif terjatuh saat mengikuti rapat perusahaan.
Ia langsung dilarikan ke rumahsakit terdekat di Kemayoran, Jakarta Pusat. Betapa kagetnya Arif ketika ahli medis mendiagnosis dirinya mengidap Diabetes mellitus. Kadar gula darahnya mencapai 300 mg/dl. Bahkan, hasil pemeriksaan juga menunjukkan tekanan darah pria berusia 64 tahun itu mencapai 210/110 mmHg.
Padahal batas normal 130/90 mmHg. Tekanan darah tinggi membuat Arif terserang stroke iskemik alias penyumbatan darah ke otak. Stroke iskemik menyebabkan suatu jaringan mati karena 80% aliran darah tersumbat.
Stroke kambuh
Rawat inap selama 10 hari terpaksa dijalani. Demi mempercepat kesembuhan, Arif rutin melakukan terapi serta mengasup beragam obat kimia. Sayang, hasilnya tidak maksimal. Tekanan darah, contohnya, hanya turun paling rendah 160/110 mmHg, dan melonjak lagi jika lupa meminum obat. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ayah 3 putra itu tak bisa menolak asupan obat dokter. Risiko kuping kerap berdengung?penyebab keseimbangan berkurang dan sulit berdiri tegak?harus diterimanya.
Namun, lama-kelamaan Arif bosan mengasup obat-obatan yang berefek mual dan lemas itu. Akhirnya ia memilih herbal cina yang disodorkan temannya. Sembuhkah setelah mengkonsumsi herbal? Seminggu mengasup herbal, justru stroke kembali datang yang ketiga kalinya. Yang diserang pusat saraf bagian kanan sehingga seluruh organ sebelah kiri tak dapat digerakkan. Petaka itu memaksa Arif mengundurkan diri dari pekerjaan yang digelutinya sejak 1977.
Gamat / teripang penyelamat
Setahun lebih ia hanya terbaring di tempat tidur. ?Berjalan pun harus menggunakan tongkat dengan kaki terseokseok,? papar Arif. Pada Maret 2006, hobiis anjing pomeranian itu membaca artikel majalah Trubus tentang manfaat teripang mengatasi stroke. Ia langsung membeli dan rutin mengkonsumsinya 3 kali sehari masing-masing 2 sendok makan.
Dua hari meminum gamat?sebutan teripang di Malaysia?tidurnya nyenyak. Pengidap darah tinggi kerap pusing dan sulit tidur. Badannya kembali bertenaga dan organ tubuh yang semula tak bisa digerakkan, kembali berfungsi. Bahkan 4 hari kemudian ia sanggup berjalan normal. Lantas, pria berkacamata tebal itu memeriksakan diri ke dokter atas perubahan dirinya. Hasilnya mencengangkan. Gula darah turun menjadi 125 mg/dl dari 311 mg/dl, setelah sebulan rutin mengkonsumsi teripang. Tekanan darah pun kembali normal 130/80 mmHg.
Yang juga terbebas dari derita penyakit berkepanjangan adalah Mosis Nurahman di Bandung, Jawa Barat. Sejak lahir ia mengidap asma. Itu diketahui ketika usianya 15 hari. Mosis kecil kerap batuk dengan suara nyaring tanpa mengeluarkan dahak. Ketika usia 6 bulan ia mengalami demam tinggi disertai sesak napas. ?Kata ibu, mirip suara kucing,? tutur pria 13 tahun itu. Hingga berusia 11 tahun, ia rutin menjalani perawatan rumahsakit.
Saat menginjak usia 12 tahun, Mosis mulai mengasup gamat 3 kali sehari masing-masing 1 sendok makan sesuai anjuran ibunya. Perubahan terlihat seminggu kemudian, Mosis mampu mandi air dingin. Penderita asma kerap sesak dada lantaran sulit bernapas disertai pembengkakan amandel saat kedinginan. Selama setahun mengkonsumsi gamat, kondisi tubuh Mosis semakin sehat. Kini ia tak pernah lagi berobat ke rumahsakit, karena asma sudah hilang dari tubuhnya.
Gamat / Teripang Mujarab
Khasiat hewan laut filum Echinodermata itu telah dikenal berbagai bangsa di dunia sejak lama. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), teripang memiliki kandungan gizi lengkap. Antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Semua bersatu-padu membangun kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel yang rusak.
?Kemampuan regenerasi sel teripang cepat, makanya bisa mengobati berbagai penyakit,? kata dr Pieter Pattinama, mantan direktur RS PGI Cikini, Jakarta. Dalam tubuh manusia regenerasi sel tetap berlangsung. Sel-sel pankreas yang rusak pada pengidap diabetes diperbaharui oleh antioksidan teripang. Kesembuhan penyakit gula juga berkat kehadiran mineral kromium pemacu kinerja insulin. Mineral ini berkerja dengan cara menyerap glukosa yang berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk jaringan darah lebih cepat.
Zury Azreen bin Azizul Rahman dari Sekolah Ilmu Kesehatan Malaysia menemukan, teripang memiliki efek sedatif dan analgesik penurun tekanan darah pengidap hipertensi. Selama ini obat-obatan kimia penenang dan penahan rasa sakit berefek merusak saluran pernapasan, ginjal, dan hati.
Di lain tempat, Subhuti Dharmananda, PhD dari Institut Pengobatan Tradisional Portland, Amerika Serikat mengungkap teripang mengandung asam lemak metiltetradekanoik penghambat kinerja enzim lipoksigenase. Enzim itu memacu kerusakan saluran pernapasan penyebab asma. Menurutnya, kandungan nutrisi lengkap menyebabkan ginseng dasar laut itu menjadi suplemen mujarab. Oleh karena itu, bukan tak mungkin gamat menjadi tumpuan para penderita penyakit stroke dan asma menahun yang merindukan kesembuhan. (Vina Fitriani)*
|
N a m a U m u r Keluhan Jenis Produk Jangka Waktu |
: Bie Kie : 56 tahun : Sakit Maag dan Kaki : Gold-G dan Gold Milk IgG DHA Powder : 3 hari |
Sakit maag saya sering kambuh jika saya lagi banyak kerjaan dan karena faktor usia, saya merasakan kaki saya kadang-kadang kram dan nyeri. Sakhirnya saya konsumsi Gold G (Herbal Jeli Gamat / Herbal Teripang) dan Gold Milik IgG DHA Powder, sekaligus biar cepat sembuh. Ternyata 3 hari saya konsumsi sakit pada kaki saya sudah sembuh dan maag saya juga sembuh.
Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat
Sumber: http://www.trubus-online.co.id
Monica Donna Aprilina tak pernah menyangka siang terik sepulang sekolah pada awal Juni 2001 menjadi hari terburuk. Keceriaan bercanda bersama teman punah seketika saat ban mobil tiba-tiba saja melindas di telapak kaki kirinya. Dalam keadaan hendak terjatuh, itu mencoba menahan dengan tangan dan kaki. Lantas, mati rasa merasukinya beberapa detik. Setelah sadar ia mencoba berdiri. Namun, ?Aaaakh,? Dona menjerit memecah sepi lantaran nyeri bukan kepalang di punggungnya.
Terseok-seok Donna?pulang ke rumah dan menceritakan kecelakaan itu ke ibunya, Erlin Posuf, sambil meringis kesakitan akibat linu di bagian tulang punggung. Merasa khawatir, Erlin membawanya ke dokter. Setelah rontgen terbukti tak ada bagian yang retak atau patah. Dokter pun hanya meresepkan pereda nyeri. Sayang itu tak bermanfaat. Sebab, saat bangun tidur di pagi hari, nyeri punggung menghujamnya. Apalagi ketika di sekolah, Dona sulit menegakkan punggung hingga tak mampu berkonsentrasi terhadap tulisan-tulisan di papan tulis.
Tak tahan dengan penderitaannya, dara kelahiran 21 April 1986 itu mendatangi tukang pijat urut. Memang, setelah 2 jam dipijat, rasa sakit berkurang. Namun, kesembuhan itu bak fatamorgana. Seminggu merasakan tidur nyenyak dan bangun nikmat, rasa linu kembali merongrong setiap saat. Ahli pijat pun menjadi langganannya 2 minggu sekali selama 2 tahun. Ujung-ujungnya, posisi tubuh Donna miring. Cepat-cepat Erlin membawa Donna ke ahli bedah ortopedi untuk mendapatkan jawaban pasti.
Skoliosis
Dokter mendiagnosis Donna terkena skoliosis. Skoliosis merupakan suatu keadaan tulang belakang bengkok atau berbentuk tidak sewajarnya. Menurut dr Suhardiyono SpBO dari Rumahsakit Telogorejo, Jawa Tengah, dunia kedokteran belum mengetahui secara pasti penyebab utama pembengkokan tulang skoliosis. Biasanya skoliosis cacat bawaan. Penyandangnya biasanya perempuan, sehingga mempengaruhi bentuk payudara?besar sebelah?dan tulang belikatnya tidak simetris.
Tubuh anak-anak lebih rentan terkena kelainan tulang daripada orang dewasa. Itu karena tulang pada tubuh anak-anak masih terus berkembang lantaran didukung oleh banyaknya kandungan sel-sel tulang rawan pada tubuh. Banyaknya sel-sel tulang rawan menyebabkan tulang lebih mudah berubah bentuk apabila dikenai beban berlebihan. Seringkali, pengobatan skoliosis perlu tindakan bedah untuk mengembalikan ke bentuk normal.
Lantaran takut menghadapi peralatan medis di ruang operasi, Donna enggan menjalani pelurusan tulang menggunakan pin yang ditempelkan pada tulang belakang. Sebab, selain berfungsi menegakkan tubuh,tulang belakang juga jalur utama saraf manusia. Operasi pelurusan tulang bengkok bisa berisiko tinggi seperti kelumpuhan. Ia memilih menggunakan braset atau body gips sebagai penopang tubuh. Donna juga mengikuti fisioterapi 2 minggu sekali.
Namun, bak korset ketat menyesakkan dada, body gips membuatnya sulit bergerak. Donna dilarang mengikuti pelajaran olahraga lantaran tak boleh membungkuk dan mengangkat barang berat untuk menghindari kerusakan saraf di punggungnya yang lemah. Selain rasa nyeri yang menghantui setiap aktivitasnya, pegal pun melekat setiap saat.
Kesulitan bergerak akibat body gips juga menyebabkan lengan kiri kaku dan linu. Donna menggantinya dengan jenis body gips lain. Namun, hal itu malah berujung penderitaan, kedua tangannya tak bisa digerakkan hingga ia sulit menulis. Obat pereda nyeri berupa analgesik tak mampu menghadang sakit yang tak terperikan itu. Karena itu, Donna melepaskan body gips dan mengorbankan kuliahnya.
Berkat anjuran ayahnya, Posuf Liswardi, Donna meminum ekstrak teripang. Tak mau ketinggalan Posuf pun mengkonsumsi gamat?sebutan teripang di Malaysia?untuk mengatasi cedera saat mengangkat barang berat. Tulang pinggangnya seperti terpelintir sehingga nyeri terus-menerus. Konsumsi obat antinyeri tak menyembuhkannya. ?Setiap kali berhenti minum obat, nyeri datang lagi, ?kata pria kelahiran Bengkulu itu.
?Yang paling sakit saat berdiri setelah duduk, terutama selesai menyetir dan turun mobil,? kata mantan karyawan perusahaan pertambangan itu. Lantaran takut efek tulang melepuh, Posuf menolak anjuran dokter untuk disinar infra merah. Pun obat dari ahli medis sebagai penghilang nyeri ditepis lantaran khawatir merusak ginjal.
Posuf penasaran mengkonsumsi gamat setelah membaca Trubus tentang teripang. Ia mengasup gamat sehari 2 kali masing-masing 2 sendok. Setelah satu seminggu mengkonsumsi, rasa sakit punggung akibat terpelintir itu hilang. Posuf sudah bisa mengangkat beban yang berat. Yang penting bisa tidur nyenyak dan bangun tanpa rasa nyeri, kata ayah 3 anak itu.
Gamat
Hal itu pulalah yang dialami oleh Donna. Setelah tiga hari meminum gamat 2 kali sehari, rasa nyeri di punggung menghilang. Tak ada lagi linu merongrong saat bangun tidur. Mahasiswa Universitas Padjadjaran itu sudah bisa menggerakkan tangan kiri dan kanan tanpa rasa sakit serta berjalan terseok-seok lantaran pinggangnya miring. Gamat tidak memberi efek samping apa pun. Sedangkan analgesik, pereda nyeri itu memacu jantung lebih cepat bekerja sehingga menyebabkan cepat lelah.
Itu karena gamat tinggi kandungan kondroitin sulfat dan glukosamin, kata Walter K.M.Yee, ahli nutrisi Luxor Network, Malaysia. Kondroitin sulfat memacu pertumbuhan tulang baru, memperbaiki dan merawat tulang normal.
Sedangkan hasil temuan Dr Mittchell Kurk, direktur medis Biomedical Revitalization Center of Lawrence, New York, menunjukkan gamat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% pengidap radang atau linu sendi dan tulang kaku. Gamat memiliki komponen kondroprotektif yang memperbaiki tulang muda dengan cara merangsang metabolisme anabolis kondrosit serta menghambat reaksi katabolisme saat peradangan atau nyeri.
Prof Dr Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia mengungkap teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan oleh enzim pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen, pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan kulit. Kedua zat?kondroitin sulfat dan kolagen?itulah yang memberikan nutrisi terhadap tulang Donna maupun Posuf sehingga nyeri tak lagi dialami.
Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat
Edisi 439 – Juni 2006 Halaman 32
Dua belas tahun ia hidup diatas kursi roda. Osteoartritis alias radang sendi bagai memenjarakannya. Akibat penyakit itu Wihardja Zain- begitu nama pria itu- tak mampu lagi berjalan. Jari tangan dan kaki membengkok dan dari sela-sela keluar cairan putih lengket seperti cat. Untuk mengurangi kejenuhan, ia lebih banyak membaca buku dalam rumah di Gegerkalong, kota Bandung
Penyakit itu menyambangi Wihardja setelah kaki kanannya terkilir. Ia tak menduga kecelakaan itu berdampak dahsyat bagi tubuhnya. Ahli refleksiologi di Bandung yang didatangi menolak mengobati, lantaran jika direfleksi malah berdampak buruk. Anak ke-6 dari 10 bersaudara itu disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.
Tak ada pilihan baginya selain memenuhi saran itu. Alangkah kagetnya Wihardja saat di vonis dokter mengidap radang sendi kronis. Ia memang merasakan seluruh tubunya nyeri dibarengi demam tinggi. Alumnus Sekolah Tinggi Theologi Jakarta itu terpaksa menjalani rawat inap di sebuah rumah sakit di Jakarta. Asupan obat-obatan dari dokter bisa meredakan sendinya yang kaku dan linu saat kambuh. Namun, beberapa jam kemudian, nyeri menusuk tulang kembali datang. Pada kondisi seperti itu, meronta pun tak dapat dilakukan.
Kondisi memburuk
Selama 4 hari di rumah sakit, Wihardja tidak merasakan kesehatannya membaik. Oleh karena itu, ia memilih melakukan pengobatan di rumah. Obat-obatan rematik dibelinya di apotek meski tanpa resep dokter. “ Dosisnya terserah saya “ katanya. Jika dosis sehari tiga kali satu sendok makan tak mampu mengubah kondisinya, ia menaikan menjadi dua kali lipat. Ia pernah menenggak dosis hingga 3 kali lipat ketika rasa nyeri akibat radang tak kuat dibendung. Asupan obat-obatan kimia itu berlangsung hingga 14 tahun.
Pada usia 46 tahun, dampak konsumsi obat kimia mulai tampak. Ginjal dan jantungnya tak mampu memfilter zat toksik dalam darah. Stroke dan rematik pun segera hinggap di tubuhnya sehingga ia kembali dirawat di rumah sakit. Kali ini, dalam 2 hari mendapat perawatan dokter, kondisi kesehatan Wihardja membaik. Bicaranya yang semula agak pelo mulai normal. Meski ayah satu anak itu tidak bisa beraktivitas dan hanya bisa berbaring di tempat tidur lantaran tidak bertenaga.
Setahun di pembaringan menunggu kesembuhan, justru berdampak buruk bagi Wihardja. Organ-organ tubuhnya melemah, semakin sulit digerakkan. Satu persatu jari-jari tangan tak berfungsi. Awalnya ibu jari kaki kanan bengkokdan tak bisa dikembalikan ke posisi semula. Berikutnya tulang beberapa jemarinya mencair bersama darah dan membentuk tonjolan daging, mirip bisul. Lama kelamaan, bengkak itu menghitam lantas mengeluarkan cairan putih susu dan lengket seperti cat.
Berkat gamat
Putus asa dengan obat-obatan kimia, Wihardja mencoba beralih ke obat-obatan herbal. Ia memanfaatkan antara lain Sambiloto, mahkotadewa, dan daun murbey. Sayang harapan kesembuhan bagai fatamorgana. Di tengah kegalauan itu, Sudarti istri Wihardja membaca artikel TRUBUS mengenai keampuhan gamat – sebutan teripang di Malaysia- pada pengidap Lupus sendi. Berharap terbebas dari derita sakit sendi, Wihardja menerima tawaran sang istri untuk minum gamat. Cairan bening agak kental itu diminum 3 kali sehari masing- masing 1 sendok makan.
Tangannya sudah bisa bergerak” kata Sudarti. Padahal sudah 5 minggu jari Wihardja tak bisa digerakan. Tanda – tanda kesembuhan semakin tampak, seminggu mengkonsumsi gamat, kakinya dapat dipijakan di lantai, walau masih duduk di kursi roda. Kondisi Wihardja benar-benar pulih setelah minum Gamat selama 2 bulan. Kini pria murah senyum itu sudah bisa melakukan aktivitasnya mengetik sebagai penulis buku.
”itu karena gamat tinggi kandungan kondroitinj sulfat dan glukosamin” kata Walter K.M Yee, ahli nutrisi Luxor Network, Malaysia. Kondroitinsulfat memacu pertumbuhan tulang baru, memperbaiki dan merawat tulang normal. Sedangkan glukosaminoglikan merupakan zar antuthrombogenik pelancar peredaran darah yang menggumpal.
Pada th 1992, studi klinis di universitas Queensland, Australia mengungkap bahwa gamat mengandung zat pembangun jaringan persendian yang rusak serta anti pembengkakan. Sebab glukosamindan kondroitin jumlahnya sedikit pada pengidap radang sendi. Selain itu gamat sumber utama vitamin A, B1,B2,B3 dan C, kalsium, besi, magnesium dan seng yang berperan meregenerasi sel tubuh yang rusak dan penghadang gempuran penyakit
Tulang Rusak
Menurut Edward H. Yelin PhD dari Medicine and Health Policy, Universitas California San Fransisco, Ostreoartritis disebabkan proses produksi, perbaikan dan perawatan tulang rawan didalam sel terganggu. Tulang rawan merupakan lapisan penutup tulang pada persendian. Ia berisi condroiting sulfat dan kreatin sulfat. Jumlah protein kondroitin sulfatberkurang bila produksi kondrosit terhambat, ini terjadi bila secara terus menerus asupan zat gizi kurang, salah gerakan saat berolah raga dan kecelakaan. Akibatnya tendon, ligamen dan urat pada sendi menyatu sehingga persendian kaku dan linu.
Lama kelamaan tulang rawan tak berfungsi, retak dan timbul pengapuran. Ini terjadi di tulang leher, punggung dan seluruh persendian. Penderita mengalami hilang keseimbangan dan sulit berjalan. Jika dibiarkan sapai bertahun – tahun, sendi melebar dan terjadi kontraksi otot karena sel responsif berlebihan memproduksi leukotrien dan sitokina. Kedua zat itu berperan sebagai komponen pembengkakan. Gejalanya diawali kulit memerah dan membengkak, serta suhu tubuh meningkat
Penyembuhan radang sendi biasanya menggunakan obat kimia berkarakteristik nonsteroid serta anti pembengkakan yang disebut NSAIDs. Namun penelitian P.M Brooks, SR Potter dan Buchanan pada 1980 yang dikutip Journal Rheutatol 9 mengungkap obat-obatan seperti ibuprofen, piroxicam, diclonac fernoprofen hanya merendam ras sakit dalam jangkap pendek. Sementara efek sampingnya cukyup banyak seperti nyeri lambung dan pencernaan, bisul, sakit kepala dan memacu perusakan sendi.
Wajarlah jika hasil penelitian gamat oleh Dr Mittcell Kurk, direktur Medis Biomedical Revitalization Center of Lawrence New York disosialisasikan . temuan kurk menunjukan gamat dapat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% pengidap radang sendi dan tanpa efek samping. Tak heran, departemen Kesehatan Australia dan selandia baru telah mengizinkan pengobatan radang sendi dengan Gamat. (Vina Fitriani)
Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Spirulina
Edisi: Senin, 04 September 2006 08:14:18
Sepulang berkemah di kawasan Puncak, Cianjur, Tono-nama samaran-didera nyeri kepala berkepanjangan. Beberapa butir obat penghilang pusing ditelan, tapi nyeri itu seolah ajek. Kejadian 4 tahun silam itu diikuti munculnya benjolan sebesar telur puyuh di leher. Lita-sang ibunda-yang takut terjadi sesuatu segera membawanya ke Rumah Sakit Pluit di Jakarta Utara. Di sana dokter memvonis anak saya kena kanker nasofaring, tutur Lita.
Kabar mengejutkan itu sontak membuat semua persendian Lita terasa lemas. Ia benar-benar tak menduga anak sulungnya didera kanker. Ketika itu saya hanya bisa diam dan menangis. Saya merasa kasihan, ujar Lita. Saat palu vonis itu diketuk, Tono baru saja merayakan kelulusannya dari Sekolah Menengah Pertama. Ia memang mengisi waktu liburan dengan berkemah sambil menunggu pengumuman penerimaan dari sebuah Sekolah Menengah Atas di kawasan Jakarta Barat.
Benjolan itu tidak sengaja didapati. Rambut Tono yang panjang sebahu membuat benjolan itu tertutup. Herannya dia sendiri tidak merasa ada benjolan itu, ujar Lita. Maklum dengan bobot sekitar 80 kg, leher Tono tampak penuh lipatan kulit. Benjolan itu tampak setelah sang ayah mencukur rambutnya. Lo kok ini ada benjolan, ujar sang ayah seperti dituturkan Lita.
Saran dokter untuk melakukan biopsi-pemeriksaan jaringan hidup-membuat Lita ketakutan. Saya sering dengar biopsi menyebabkan kanker menyebar dan lebih ganas, ujarnya. Merasa tak puas, kelahiran Bangka-Belitung 45 tahun lalu itu mengecek Tono ke RS PGI Cikini di Jakarta Pusat. Kesimpulan sementara sama, perlu dilakukan biopsi.
Melalui bantuan kerabat dekat, Lita pun mengunjungi dokter spesialis kanker di bilangan Rawamangun. Setelah di CT Scan, dokter hanya bilang anak saya memang terkena kanker nasofaring stadium 1, ujarnya. Lita pun kembali dirujuk melakukan biopsi di RS Kanker Dharmais di Jakarta Barat.
Pengobatan alternatif
Pilihan biopsi sangat tidak diinginkan Lita. Setelah berembug bersama suami, Lita mencoba mencari pengobatan alternatif. Saya mendengar ada yang bisa menyembuhkan dengan pijitan di Sukabumi, ujar Lita. Tanpa pikir panjang, ia pun membawa Tono yang masih bisa beraktivitas normal ke sana. Sebulan pengobatan berjalan, hasilnya nihil. Benjolan itu malah tampak sedikit membesar.
Sebagai gantinya pengobatan herbal dipilih. Seorang pengobat di Kelapagading, Jakarta Utara, dikunjungi. Menurut sang pengobat, Tono harus meminum berbagai ramuan herbal. Salah satu di antaranya benalu teh. Sebungkus benalu itu dicuci bersh lalu direbus dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa segelas. Setelah dingin, air rebusan disaring untuk diminum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas. Setelah 2 minggu mengkonsumsi belum ada perubahan, malah batuk darah dan mimisan, ujar Lita.
Tak kunjung membaik, dokter spesialis kanker di Rawamangun didatangi kembali. Kini apa pun yang disarankan dokter itu diterima. Dokter menyuruh ke Dharmais untuk menjalani terapi pengobatan, ujar Lita. Di sana Tono mesti menjalani kombinasi pengobatan dengan penyinaran dan kemoterapi. Katanya perlu 32 kali penyinaran sampai sembuh, ujar Lita.
Perubahan terjadi saat menjalani penyinaran ke-15. Tiba-tiba Tono didera rasa sakit yang amat sangat di pinggang. Tak tega melihat kondisi itu, Lita pun meminta dokter memberi obat penghilang rasa sakit. Obat itu diberikan lewat mulut dan dubur. Ia hanya efektif selama 12 jam setiap kali pemberian, tutur Lita.
Rasa sakit Tono membuat dokter curiga. Lita pun disarankan memeriksa Tono kembali. Hasilnya memang mengejutkan. Kanker itu sudah menyebar sampai pinggang. Dokter memutuskan Tono perlu menjalani 14 kali penyinaran lagi di bagian pinggang.
Saat itu kondisi Tono sudah jauh menurun. Bobotnya menyusut 30 kg, kulitnya kusam, dan rambutnya rontok. Air ludahnya kering, wajahnya menghitam, gusinya pecah-pecah sampai keluar darah, dan semua kaki tangannya bengkak, kata Lita.
Minum spirulina
Ketakutan kanker itu menyebar terbukti. Tak hanya di pinggang, tulang ekor pun kini digerogoti kanker. Tono mesti menjalani 17 kali penyinaran lagi. Dokter yang menanganinya mewanti-wanti agar kakak Lita tidak menginformasikan soal harapan umur penderita kanker. Dokter menyebutkan dengan kondisi itu usia Tono diperkirakan tidak sampai 3 bulan lagi, ujar Lita meniru ucapan sang kakak. Sambil terus menjalani terapi penyinaran, Lita meminta izin agar Tono diperbolehkan pulang. Saat itu Lita mengaku pasrah. Saran sepupunya untuk membawa Tono berobat ke Singapura ditolak secara halus. Biarlah saya merawatnya semampu saya, ujar Lita yang saat itu hanya bisa memberi asupan susu formula pada Tono.
Menjelang Natal pada 2002, teman dekat suami memintanya mencoba memberi spirulina. Siapa tahu bisa membuat badan anakmu sedikit kuat, tutur teman itu memberi beberapa sachet spirulina. Kebetulan pula spirulina cair itu berasa stroberi. Anak saya paling suka rasa stroberi jadi agak gampang memberinya, ujar Lita.
Spirulina itu diberikan rutin 3 kali sehari. Awalnya tubuh Tono seakan menolak. Saat diminum, tak lama cairan itu dimuntahkan lagi. Namun setelah mencoba 3 kali, tubuh Tono pun bisa menerima. Dua minggu mengkonsumsi tanda-tanda perubahan mulai terlihat. Kulitnya mulai kelihatan segar. Nafsu makannya timbul lagi, ujar Lita. Hampir 4 bulan rajin mengkonsumsi, kondisi Tono berangsur-angsur membaik. Wajahnya yang tadinya hitam mulai memutih kembali. Yang menggembirakan Lita, Tono sudah bisa berjalan normal meski agak tertatih-tatih. Kakinya masih sedikit bengkak, ujar Lita.
Setahun berlalu, Tono sudah tampak segar bugar. Bobotnya kembali normal seperti sediakala. Ia masih merasa cepat lelah saja, ujar Lita yang hingga kini terus mewajibkan Tono meminum 1 sachet spirulina setiap hari. Sekolahnya dulu sempat berhenti selama setahun sudah diteruskan kembali. Kalau lihat dia sekarang, saya kadang menangis karena tidak menyangka dia bisa membaik, tutur Lita.
Terbanyak ke-4
Merujuk data National Cancer Institute di Amerika Serikat, kanker nasofaring banyak terjadi pada ras Mongoloid yang tersebar di negara-negara Asia seperti Cina, Hongkong, Malaysia, Singapura, bahkan Indonesia. Kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung hingga menyebar ke kelenjar leher dan otak itu bisa diturunkan secara genetis.
Menurut Profesor Dr Karmel L Tambunan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kanker nasofaring kini menjadi salah satu kanker yang banyak penderitanya di tanahair. Penyebabnya diduga virus epstein barr. Virus itu juga ditemukan pada penyakit lain seperti herpes, ujar spesialis darah yang juga mendalami kanker itu. Salah satu pemicunya adalah makanan yang diawetkan dengan garam atau diasapkan.
Dalam paparan mengenai penyakit-penyakit kanker, Dr Gustav Quade dari Institute of Medical Biometry, Informatic and Epidemiology Universitat Bonn di Jerman menyebutkan pada stadium awal serangan kanker nasofaring tidak memberi gejala khas. Yang sering tampak hanya telinga berdenging, hidung mimisan atau tersumbat seperti pilek terusmenerus di salah satu sisi. Bila semakin parah, di leher, misalnya, akan tampak pembesaran getah bening yang terlihat seperti benjolan yang dialami Tono.
Satu-satunya pengobatan kanker yang bisa dilakukan dengan menjalani radioterapi dan kemoterapi, ujar Karmel. Pengobatan yang dilakukan pada Tono itu menurut Karmel sudah tepat. Meski demikian ia belum bisa menduga peran spirulina yang membuat kondisi Tono membaik. Mungkin membantu memperbaiki daya tahan tubuh saja, ujarnya. (Dian Adijaya S)
|
N a m a Usia Keluhan Jangka waktu pakai Jenis Produk
|
: Denny Faisal : 27 tahun : Jantung & Liver : 1 Minggu (1 Botol) : Gold G (Jeli Teripang / Jeli Gamat) |
Saya memiliki penyakit jantung dan liver. Saat sakit, badan dan muka Nampak kehitaman/ lebam, batuk berdarah dan sesak nafas. Kemudian datang tetangga saya menawarkan Gold-G (Obat Herbal Jeli Teripang / Jeli Gamat) . setelah mengkonsumsi Gold-G (Obat Herbal Jeli Teripang / Jeli Gamat) selama 1 minggu batuk darah berhenti, kulit dan muka saya mulai memerah serta lebam hilang (muka mulai bersih), selain itu nafas juga tidak legi sesak. Sekarang saya bisa beraktifitas kembali seperti biasa, menarik becak untuk mencari nafkah bagi keluarga.
Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat
Edisi: Minggu, 02 Juli 2006
Li Z, Wang H dan Zhang G dari Shanghai Institute of Hematology, Shanghai Second Medical University, China botol-goldgmengungkap teripang anti penggumpalan dan pembekuan darah. Itu lantaran adanya senyawa glikosaminoglikan. Pada konsentrasi 5 mikrogram/ml, glukosaminoglikan mampu menyembuhkan stroke iskemik otak dan penyakit jantung iskemik. Kinerjanya dengan menghambat aktivitas pembekuan darah melalui penghambatan monomer fibrin dan meningkatkan aktivitas plasmin. Plasmin, enzim pengurai protein plasma darah yang menurunkan kekentalan darah. Itu terjadi saat pelukaan sehingga darah membeku.
Teripang juga memperkokoh tulang dan sendi. Kandungan kondroitin sulfat mencegah pengeroposan sendi pembuat radang. Senyawa itu memperbaiki dan membangun kembali tulang rawan, pembentuk sendi yang terkikis akibat kecelakaan, benturan, dan kelebihan bobot badan tanpa efek samping. Itu sebabnya pemerintah Australia dan Selandia Baru mengizinkan penggunaan teripang sebagai penyembuh radang sendi dibanding obat-obatan kimia.
Tulang kuat karena ketersediaan kolagen dalam tubuh memadai. Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim teripang mengandung 86% protein yang mudah diuraikan enzim pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen. Itu sebagai pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan sendi. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet. Selain merawat tulang dan sendi, kolagen bersama keratin bertanggungjawab terhadap kekenyalan kulit.
Kandungan kolagen tubuh berkurang sejalan dengan penuaan. Lantaran kurang asupan protein, kulit mengeriput. Menurut Yong-Xing dari Institute of Gerontology of Shanghai Huading Hospital, Cina, penuaan harus diimbangi pemberian zat gizi. Tujuannya peningkatan kemampuan menghadang infeksi sel tumor dan penurunan kapasitas antioksidan.
Berkurangnya antioksidan meningkatkan jumlah oksigen radikal bebas penyebab rusaknya jaringan tubuh. Teripang, memiliki sel pembunuh alami terhadap sel asing, tumor, dan meningkatkan superoksida dismutase. Superoksida dismutase, antioksi dan penurun radikal bebas perusak kulit, pelindung kerusakan DNA, dan denaturasi protein.
Studi di China mengungkapkan bahwa Sea Cucumber (Teripang, Tripang, Gamat) juga mengandung saponin glycosides. Komponen ini mempunyai suatu struktur yang serupa dengan komponen ginseng yang aktif, ganoderma, dan tumbuh-tumbuhan bumbu tonic yang terkenal.
Studi di China ini menunjukkan adanya anti kanker pada saponin dan polisakarida yang terkandung di dalam Sea Cucumber. Studi modern ini membuktikan bahwa Sea Cucumber dapat digunakan sebagai suatu tonik dan suplemen gizi.
Penelitian yang modern ini telah membuktikan bahwa Sea Cucumber bermanfaat untuk penyakit musculoskeletal inflam-matory, khususnya arthritis rematik, osteoarthritis, dan ankylosing spondylitis, penyakit rematik yang mempengaruhi tulang belakang.
Efek terhadap HIV/AIDS: Dalam penelitian medis, lektin telah ditemukan mempunyai efek therapeutic pada Human Immuno deficiency Virus (HIV). Hasil tes laboratorium yang menggunakan sel limfoid, menunjukkan bahwa lektin tumbuhan yang dikenal sebagai jacalin, secara sempurna dapat menghalangi virus HIV. Disamping kemampuannya untuk menggumpalkan sel-sel yang sangat berbahaya, lektin juga berperan sebagai indikator adanya tumor.

Pengakuan Dunia
-
US FDA menggolongkan Tripang emas sebagai "FOOD GRADE"
-
Di Australia, sudah dikembangkan untuk membantu pengobatan AIDS & HIV.
-
Di Melbourne, digunakan sebagai sumber protein yang unik
-
Di Malaysia dan Thailand digunakan sebagai antiseptik dan pengobatan tradisional secara turun menurun.
Di Australia & Amerika, ekstrak Sea Cucumber bermanfaat sebagai:
- Obat untuk para atlet
- Suplemen untuk: Sakit sendi, reumatik, osteo-arthritis
Di Asia (Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei) Sea Cucumber lebih dari 500 tahun yang lalu telah digunakan untuk tonik dan pengobatan tradisional.
Di China, Jepang, dan Korea, Sea Cucumber digunakan sebagai makanan dan hidangan para bangsawan.
Republika Newsroom
Senin, 28 September 2009 pukul 15:18:00
JAKARTA–Sebagai negara kepulauan, Indonesia diberikan anugerah ragam hayati biota laut yang luar biasa. Salah satunya, pemanfaatan teripang sebagai medium kesehatan.
Teripang merupakan hewan invertebrata, dikenal timun laut (Holothuroidea) yang dapat dimakan. Ia tersebar luas di lingkungan laut diseluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat.
Beberapa spesies teripang yang mempunyai nilai ekonomis penting diantaranya: teripang putih (Holothuria scabra), teripang koro (Microthele nobelis), teripang pandan (Theenota ananas), teripang dongnga (Stichopu ssp) dan beberapa jenis teripang lainnya
Konon, pemanfaatan Teripang atau bernama Gamat (Sea Cucumber) sudah dikenal ratusan tahun lalu sebagai antiseptik tradisional dan obat serbaguna untuk berbagai penyakit pada masyarakat Madura dan Bugis bahkan pulau Langkawi, Malaysia.
Tak hanya itu, air yang berada pada teripang, bila diminumkan kepada wanita sehabis melahirkan dipercaya daat menghentikan pendarahan. Air itu bisa mempercepat proses penyembuhan luka khitan pada anak laki-laki masyarakat Pulau Langkawi.
Berbagai penelitian yang dilakukan mencatat, teripang memiliki kandungan protein tinggi mencapai 82%. Ditambah asam lemak essensial, teripang mujarab memperkuat sel hati untuk mengeluarkan antibiotik. Sehingga, teripang dapat disebut pula imunomodulator.
Penelitian lain di China melaporkan, secara medis tubuh dan kulit teripang jenis teripangan Dongnga (Stichopus japonicas) berkhasiat menyembuhkan penyakit ginjal, penyakit jantung, alergi, paru-paru basah, anemia, anti-imflamasi, dan mencegah arteriosklerosis serta penuaan jaringan tubuh (antiageing).
Hebatnya lagi, ekstrak murni teripang mempunyai kecenderungan menghasilkan holotoksin yang efeknya sama dengan antimicyn dengan kadar 6,25-25 mikrogram/milliliter. Teripang mengandung pula asam lemak tidak jenuh jenis omega 3 yang penting untuk kesehatan jantung. Universitas Los Banos Filipina dalam penelitiannya mengungkap, teripang dapat menjadi agen antitumor dan sebagai obat HIV.
Selain itu terdapat pula senyawa yang paling berpengaruh, senyawa itu bernama lektin. Senyawa ini bersifat mitogenik atau dapat berkembang cepat dan antimikroba.
Lektin dalam dunia medis diyakini efektif melawan kanker otot saat percobaan pada tikus dan kanker paru-paru manusia dengan dosis masing-masing 5 dan 50 mikrogram. Lektin juga berefek positif bagi terapi HIV sebab mampu mengurung sel jahat.
Dengan ragam kaya manfaat, teripang lantas menjadi komoditas kesehatan utama. Banyak terdapat produk-produk olahan yang berbahan dasar teripang. Sehingga tak perlu repot mengolah teripang secara tradisional. Harga yang terjangkau menjadikan olahan teripang menjadi alternatif bagi yang mengidamkan tubuh sehat.
Tapi sayang, keberadaan teripang di Indonesia terancam. Populasi hewan lunak ini konon menurun drastis. Selain akibat konsumsi berlebih, habitat asli teripang rusak parah karena ulah manusia. cr2/berbagaisumber/itz
Khasiat-khasiat Ekstrak teripang mampu menyembuhkan penyakit seperti :
Stroke, Jantung Koroner, Kencing Manis & Luka Gangren, Kanker (Tumor),Gagal Ginjal
Chirosis Hepatis, Asam Urat, Rhematik, Wasir, Esteoporosis (Pengeroposan Tulang), Alergi Saluran Pernafasan (Bersin, Filek, Sinusitis, Asma), Alergi Kulit (Aksim, Darah Tinggi, Darah Rendah, Kolesterol, Penyempitan Pembuluh Darah, Penurunan Fungsi Liver, Rambut Rontok, Pembesaran Prostat
Kandungan utama Teripang
Protein 86,8 %, 80% kolagen, Mucopolysacarida, Condroitin Sulfat dan Glukosamin (GAGs), Omega 3, 6 dan 9, Mineral, Bio Active Element dan Asam Amino.
Kandungan Sea Cucumber (Gamat / Teripang Emas) berdasarkan hasil penelitian adalah:
Manfaat Masing-Masing Zat di Atas
:: Manfaat Protein
a. Baik untuk sistem pencernaan/lambung
b. Memperkuat sistem daya tahan tubuh
c. Membantu sistem pernafasan
d. Menghasilkan hormon & enzim serta fungsi protein lainnya
:: Manfaat Kolagen
a. Kecantikan kulit
b. Membantu menyembuhkan luka
c. Mengurangi masalah lambung/maag
d. Baik untuk paru-paru
e. Bersama chondroitin membentuk tulang rawan baru
:: Manfaat Glukosaminoglykan (GAGs)
a. Meringankan arthritis dan sakit/nyeri persendian
b. Membantu meningkatkan kadar insulin darah
c. Bersama omega 3, 6, dan 9 mencegah penyumbatan dalam sirkulasi darah
:: Manfaat Chondroitin
a. Meringankan Artritis
b. Menjaga Persendian (pelicin sendi), menjaga kelenturan persendian
c. Membantu dan mencegah osteoporosis dan osteoarthritis
d. Membantu memelihara jaringan ligmen pada tulang
:: Manfaat Mukopolisakarida
a. Membantu/melancarkan sirkulasi darah
b. Memelihara sistem jantung
c. Menghilangkan rasa sakit (zat penahan sakit alamiah)
d. Membantu menurunkan inflamasi dan mempercepat proses
penyembuhan luka
e. Membantu masalah wasir
f. Menurunkan & menstabilkan hipertensi/darah tinggi
:: Manfaat Omega 3 dan Omega 6
a. Membantu meningkatkan pembakaran energi & metabolisme sel
b. Menjaga system penghantaran impuls syaraf dan memelihara
tekanan darah
c. Menurunkan kekentalan darah, sehingga mengurangi resiko
serangan jantung
d. Menurunkan kolesterol LDL dan Trigliserida
e. Menurunkan HDL
:: Manfaat Mineral : Potassium, Fosfor, Kromium, Magnesium, Kalsium, Besi, Sodium
a. Mengaktifkan keseimbangan enzim
b. Bersama protein membentuk keseimbangan hormon & sistem kelenjar
c. Menghasilkan sel darah merah
d. Mencegah anemia darah
e. Membantu toleransi gula darah
f. Bersama GAGs, membantu mengatasi toleransi gula darah
:: Manfaat Asam Amino
Terdapat 18 macam asam amino, termasuk 9 macam asam amino esensial, kandungan asam aminonya lebih tinggi dari asam amino yang terdapat pada ikan laut, ayam dan telur.
a. Membentuk sel-sel baru
b. Memperbaiki jaringan
c. Membentuk anti bodi atau daya tahan tubuh
d. Menyelaraskan enzim & hormon
:: Manfaat Vitamin B
a. Vitamin B1 (Thiamin)
- Sebagai bagian dari enzim
- Membantu fungsi sel syaraf.
- Diperlukan untuk produksi energi di dalam otak.
b. Vitamin B2 (Riboflavin)
- Diperlukan untuk metabolisme energi dan membangun jaringan.
c. Vitamin B3 (Niasin)
- Diperlukan untuk metabolisme energi, pencernaan dan sistem
syaraf yang sehat
:: Antiseptik Alamiah
a. Zat untuk mencegah bakteri, jamur, infeksi
b. Anti tumor
.
KUTIPAN ARTIKEL MAJALAH TRUBUS TENTANG TERIPANG/GAMAT:
Sea Cucumber (Teripang / Gamat) Memperbaiki Fungsi Hati
Teripang kaya akan grow factor sehingga dapat memperbaiki sel-sel rusak. Kandungan protein hingga 82% dan asam lemak essensial mujarab memperkuat sel hati untuk mengeluarkan antibodi. Karena itu juga tripang (gamat) kerap disebut imunomodulator.
Lantaran kandungan kolagen yang tinggi, teripang (gamat) ampuh melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut dr. Zen, gamat larut dalam air sehingga langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi. “Karena itu, gamat tidak menimbulkan efek samping,” tambahnya. (Trubus 441 – Agustus 2006/XXXVII, hlm. 107).
………………………………
Pengidap kanker banyak pula yang berharap pada teripang. Itu setelah Prof. Aleli Gana dan Dr. Florinia Merca dari Fakultas Kimia, University of the Philippines, Filipina menemukan senyawa aktif penghambat pertumbuhan sel kanker. Senyawa itu bernama lektin. Penelitian itu mengungkap, teripang pada konsentrasi 50 mikrogram menggumpalkan dan menghadang pertumbuhan sel kanker.
Hal serupa dibuktikan Jaime Rodriguez, Rita Castro, dan Ricardo Riguera dari Departemen Kimia, Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol. Hasil penelitian mereka menunjukkan, teripang dengan senyawa aktif triterpen glikosida menghambat pertumbuhan tumor pada sel limfoid, sel tumor paru manusia, sel tumor serviks, dan melanoma tikus pada kisaran konsentrasi 0,38 – 0,46 mg/ml. (Trubus 441 – Agustus 2006/XXXVII, hlm. 113).
———————–
“Sehat adalah nikmat yang paling berharga. Meski bukan segala-galanya, tetapi tanpa kesehatan, semua tidak ada artinya. Nikmati dan syukuri hidup ini dengan menjaga kesehatan tubuh anda.”
SEJARAH
Penggunaan Sea Cucumber sebagai antiseptik tradisional dan obat serba guna sudah dikenal sejak 300 tahun yang lalu pada masyarakat Pulau Langkawi, yaitu sebuah pulau kecil di Semenanjung Malaya. Biasanya, Air Sea Cucumber diminumkan kepada wanita sehabis melahirkan untuk menghentikan pendarahan dan mempercepat proses penyembuhan luka khitan pada anak laki-laki masyarakat Pulau Langkawi. Air Sea Cucumber ini masih diolah secara tradisional sehingga memiliki kelemahan, seperti warna tidak menarik, dan berbau tidak sedap.
Khasiat Sea Cucumber telah diteliti oleh para ilmuwan di seluruh dunia. Penelitian yang dilakukan di Universitas Malaysia selama 8 tahun menunjukkan bahwa Sea Cucumber dapat melancarkan peredaran darah dalam tubuh, mencegah penyumbatan kolesterol pada pembuluh darah, melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kadar metabolisme, membantu arthritis, diabetes mellitus dan hipertensi serta mempercepat penyembuhan luka, baik luka luar maupun luka dalam.
Saat ini, pabrik GnE telah menemukan teknologi tinggi pengolahan Sea Cucumber yang menghasilkan produk Sea Cucumber (Gold-G Sea Cucumber Jelly) yang berkualitas, berwarna jernih dan tidak berbau, serta tidak mengurangi khasiat dan kandungan gizi yang terkandung didalamnya.
PENELITIAN
- Studi di China mengungkapkan bahwa Sea Cucumber juga mengandung saponin glycosides. Komponen ini mempunyai suatu struktur yang serupa dengan komponen ginseng yang aktif, ganoderma, dan tumbuh-tumbuhan bumbu tonik yang terkenal. Studi China menunjukkan adanya anti kanker pada saponin dan polisakarida yang terkandung di dalam Sea Cucumber. Studi modern ini membuktikan bahwa Sea Cucumber dapat digunakan sebagai suatu tonik dan suplemen gizi.
- Dalam penelitian yang dilakukan secara modern telah membuktikan bahwa Sea Cucumber bermanfaat untuk penyakit musculoskeletal inflammatory, khususnya arthritis rematik, osteoarthritis, dan ankylosing spondylitis, penyakit rematik yang mempengaruhi tulang belakang.
- Dalam penelitian medis, lektin telah ditemukan mempunyai efek therapeutic pada Human Immuno deficiency Virus (HIV). Hasil tes laboratorium yang menggunakan sel limfoid, menunjukkan bahwa lektin tumbuhan yang dikenal sebagai jacalin, secara sempurna dapat menghalangi virus HIV. Disamping kemampuannya untuk menggumpalkan sel-sel yang sangat berbahaya, lektin juga berperan sebagai indikator adanya tumor.
PENGAKUAN DUNIA
- US FDA menggolongkan Tripang emas sebagai “FOOD GRADE”
- Di Australia, sudah dikembangkan untuk membantu pengobatan HIV & AIDS.
- Di Melbourne, digunakan sebagai sumber protein yang unik.
- Di Malaysia dan Thailand digunakan sebagai antiseptik dan pengobatan tradisional secara turun menurun.
|
N a m a U m u r Alamat Keluhan Jenis Produk Jangka Waktu |
: H.M Syakir Nasution : 62 tahun : Binjai : Stroke : Gold-G (Jelly Gamat / Jelly Teripang), BIOFirionTM : 3 Jam |
Pada tanggal 18 Juli 2009 pagi, setelah pulang senam saya menerima telepon dari salah anak saya. Tiba-tiba saja saya merasa agak kesulitan ketika bicara, bicara saya terasa sulit digerakkan dan tidak bisa dikontrol. Akhirnya saya memutuskan ke kamar mandi, sampai tiba-tiba anak saya menggedor-gedor pintu kamar mandi dan memaksa saya keluar.
Dengan susah payah, saya berusaha membuka pintu dan semua terkejut dan panik dengan kondisi saya saat itu. Menurut anak saya, saat itu bibir saya mencong ke kiri, mata sudah melihat keatas terus, badan kaku sulit digerakkan, dan air liur terus menerus keluar. Akhirnya salah satu anak saya spontan mengambil Gold-G (Jelly Gamat / Jelly Teripang) untuk diminumkan ke saya dan mengalungkan Bio FIR ditambah dengan BIOFirionTM sebelum saya dibawa ke RS St. Elizabet Medan.
Dua jam setelah saya dibawa ke RS St. Elizabeth Medan, saya terkejut karena kaki kiri yang semula sulit digerakkan sudah mulai bisa digerakkan. Padahal tindakan yang baru saya terima di RS tersebut hanya berupa infus, vitamin otak injeksi dan obat tensi. RS tidak member terapi apapunlagi untuk saya minum dan mengoleskan sambil memijat tangan kiri saya.
Selang beberapa menit, saya terkejut karena terasa ada perubahan pada tangan kiri saya yang semula kaku mulai bisa saya gerakkan. Pada pukul 22.30 WIB dokter syaraf datang dan terkejut dengan perkembangan kondisi saya yang cepat membaik. Saya sudah mulai bisa bicara meskipun pengucapan masih belum sempurna. Pagi harinya sekitar pk. 08.00 pagi. Saudara-saudara saya yang datang juga sangat terkejut dengan kondisi saya yang mulai pulih, bahkan pengucapan saya sudah kembali seperti semula. Terima kasih kepada Allah SWT dan PT. GnE.
Artikel Majalah Trubus Tentang Khasiat Teripang / Gamat
Majalah Trubus Edisi 444 – November 2006
Inilah hari yang sulit terhapus dari ingatan Nusanto. Pertengahan Mei 2006 darah mengucur tak terbendung dari mulut dan hidung. Gusi juga berdarah menyisakan keperihan. Ia segera dilarikan ke Rumahsakit PGI Cikini, Jakarta Pusat. Prof dr Karmel Tambunan SpPD, yang menanganinya langsung menusukkan jarum di sumsum tulang belakang untuk mengetahui jumlah trombosit. Dokter ahli darah itu mendiagnosis anemia aplastik.
Nilai trombosit Nusanto Cuma 1.000, amat jauh dari ambang batas yang mencapai 150.000. Anemia suatu keadaan kadar hemoglobin darah lebih rendah daripada batas normal. Sedangkan anemia aplastik karena sel sumsum tulang belakang gagal memproduksi butir darah merah. Dampaknya sumsum tulang kosong sehingga pasien dengan trombosit 20.000 pun mudah terjadi pendarahan. Itu karena sel beku darah atau trombosit di dalam tubuh anjlok.
Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah. Ketika nilai trombosit drop, darah terus mengalir sehingga sel darah merah juga terkuras. Itulah yang dialami pria kelahiran Jakarta 2 Juli 1978. Tiga hari berturut-turut darah terus mengucur dari mulut dan hidung. Ia lemas dan terbaring di peraduan. Tatapan mata kosong. Sehari sebelum dilarikan ke rumahsakit yang berlokasi di bekas rumah pelukis Raden Saleh itu dr Karmel sejatinya menyarankan Nusanto untuk opname. Saat itu nilai trombositnya 6.000.
Sayang, ayah Joshua Vernandez itu menolak lantaran merasa bugar. Keesokan hari akhirnya ia kembali ke rumahsakit untuk menjalani perawatan. Ganja N u s a n t o ditempatkan di ruang isolasi. T u j u a n n y a agar terhindar dari berbagai penyakit. Sebab, serangan virus fl u saja, sudah cukup untuk merobohkan dirinya. Dokter menganjurkan untuk segera transfusi trombosit agar pendarahan terhenti dan mempercepat kesembuhan. Namun, ia menolak lantaran khawatir ketergantungan.
Transfusi trombosit sebenarnya solusi terbaik. Menurut dr Imam Budiwiyono SpPK dari Subbagian Hematologi Patologi Klinik RSUP Dr Kariadi, Semarang, pasien anemia aplastik membutuhkan sel darah merah. Fungsinya membawa oksigen ke otak. Kekurangan oksigen menyebabkan kelelahan kronis. Prof Karmel Tambunan menuturkan, anemia aplastik dipicu oleh paparan zat kimia terlalu lama, gangguan sistem imun tubuh, dan berbagai virus hepatitis, virus herpes, dan HIV.
Dari beragam pencetus itu, zat kimialah biang kerok anemia aplastik yang diderita Nusanto. Saat beranjak dewasa, ia menikmati ekstasi dan ganja. Dua barang haram itu menjadi sarana mereguk kebahagiaan semu. Setiap hari! Dua tahun kemudian ia beralih m e n g k o n s u m si putau tanpa henti. Kebiasaan itu bertahan hingga 10 tahun. Zat zat kimia itu t e r a k u mu l a s i sehingga merusak aktivitas produksi sel darah merah. Gejala yang muncul kerap lelah, pusing, gemetar, dan kaku. Bahkan setelah bangun tidur, kulit punggung membiru dan berbintik merah mirip titik titik darah. Itu amat kontras di permukaan kulitnya yang putih. “Tak ada perih maupun sakit,” kata pria berusia 28 tahun itu.
Seminggu kemudian ia memeriksakan diri ke dokter umum di Pademangan, Jakarta Utara. Hasil uji laboratorium menunjukkan, nilai trombosit 8.000. Saat itu dokter langsung angkat tangan, tak memberikan penawar sakit. Dokternya hanya mengatakan trombosit 1/60 kali dari batas normal. Ahli medis itu juga mengatakan kondisinya berbahaya sehingga harus dirawat di rumahsakit. Nusanto bingung, sebab ia merasa sehat, tanpa nyeri sedikit pun. Oleh karena itu ia tetap tinggal di rumah hingga kejadian muntah darah itu. Spirulina Sepekan lamanya Nusanto menjalani rawat inap di rumahsakit.
Menurut Nusanto, nilai trombosit hingga hari ke- 5 tak kunjung naik, bertengger di angka 6.000. Selama opname ia mengkonsumsi lebih dari 10 jenis obat untuk meningkatkan stamina. Selain itu, Nusanto dilarang menyantap makanan asam atau pedas dan minuman bersoda. Semua itu merusak lambung sehingga vitamin yang dikonsumsi menjadi sia-sia. Oleh karena itu ia menuruti saran kerabat di Bandung untuk mengkonsumsi spirulina.
Dari majalah Trubus kerabatnya itu mengetahui spirulina mampu mengatasi anemia. Pada hari ke-6 Nusanto mengkonsumsi spirulina. Dosisnya 5 tablet 3 kali sehari. Pada hari ke-7 ia diizinkan pulang ke rumah. Konsumsi ganggang hijau biru tetap diteruskan. Yang dirasakan Nusanto, kondisinya kian bugar. Ia merasa tak gampang letih, wajah tak lagi pucat, dan lebih bertenaga. Bobot tubuh meningkat 9 kg dari 56 kg sehingga tubuhnya setinggi 174 cm tampak lebih padat. Pengecekan terakhir pada September 2006, nilai trombosit 36.000. Itu berarti semakin mendekati ambang batas yang 150.000— 450.000.
Menurut Prof I Nyoman Kabinawa, periset Pusat Penelitian Pengembangan Bioteknologi, kemampuan spirulina meningkatkan trombosit lantaran kaya ferum atau zat besi. Kandungannya 15 mg/ 10 g, terbanyak dibandingkan berbagai sumber pangan lain. Zat besi berfungsi untuk kesehatan sel-sel darah merah dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Fungsi lain memacu sumsum tulang untuk memproduksi haemoglobin sebagai bagian dari sel darah merah. Uji klinis yang dilakukan Johnson dan Shubert, membuktikan zat besi spirulina diserap lebih dari 60%.
Bandingkan dengan suplemen lain seperti ferosulfida yang hanya 20%. Itu sebabnya spirulina efektif untuk penanggulangan anemia. Riset lain ditempuh oleh T. Takeuchi dari Tokyo Medical and Dental University, Jepang. Sebanyak 8 wanita muda pengidap anemia hipokronis dengan kandungan haemoglobin (HB) lebih rendah daripada normal, diberikan 4 g spirulina per hari selama 30 hari. Hasilnya kandungan HB naik 21% dari 10,9 menjadi 13,2.
Menurut Cheng-Wu Z dalam Second Asia Pacific Conference on Algal Biotechnology, penyembuhan itu juga karena polisakarida dan pigmen fikosianin. Keduanya terbukti beraktivitas erythropoetin, prekusor pembentukan sel darah merah di sumsum tulang. Khasiat spirulina meningkatkan sel darah merah juga dibuktikan oleh Z. Trojacanec dari Institute for Medical, Skopje, Macedonia. Trojacanec meriset para atlet dengan jam latihan tinggi. Akibat kelelahan ditemukan defi siensi zat besi yang berakibat anemia.
Itu dibuktikan setelah menghitung jumlah sel darah merah, haemoglobin, dan serum besi pada 20 atlet pria dan 20 atlet wanita berusia 18—22 tahun. Setelah diberi spirulina 3 kali sehari selama 2 bulan, serum darah dan haemoglobin meningkat.Bahkan kelelahan, kekakuan otot, dan kerap mengantuk, menghilang setelah jumlah serum zat besi meningkat. Kondisi itu pula yang mungkin dialami Nusanto. Meningkatnya trombosit hingga 6 kali lipat, membuat kebugaran tubuhnya juga meningkat. Nilai trombositnya memang belum menyentuh angka normal, tetapi setidaknya membendung aliran darah yang tak kunjung usai. (Vina Fitriani)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
| Home
| Kontak
| Order Cepat
| Pengelola
| Produk
| Order Jelly Gamat/Teripang via SMS | GARANSI Belanja Aman/Puas
| Testimoni Jelly Gamat
| Testimoni Spirulina
| Testimoni Biofir |
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
:: DAFTAR POSTING (ARSIP) ARTIKEL
& TESTIMONI:
-
Gamat / Teripang Emas
-
Artikel Majalah Trubus Tentang Gamat/Teripang:
-
Artikel Majalah Trubus Tentang Spirulina:
-
Testimoni Gold-G (Jelly Gamat Jelly Teripang):
-
Anak Saya Bebas dari Radang Tenggorokan
-
Asam Urat Selama 4 Tahun dan Kulit Kering 6 Bulan
-
Badan Saya Tidak Pernah Lemas dan Lelah Walaupun Beraktifitas
-
Badan Terasa Ringan dan Gula Darah Menjadi Normal
-
Berbagai Obat Dokter dan Jamu Sudah Saya Coba, Tetapi Tidak ada Hasil
-
Berkat Biofirion Saya Sudah Jarang Minum Obat dan Jantung Tidak Sakit
-
Berkat Gold-G Pembengkakan pada Leher Saya Berkurang
-
Berkat Gold-G Sakit Maag Saya Teratasi
-
Berkat Gold-G, Sembuh dari Liver & Maag
-
BIOFirion dan Gold-G Telah Menolong Hidup Saya
-
Dalam 1 Minggu Flek di Wajah Berkurang
-
Dokter Vonis Operasi By Pass Jantung Saya
-
Flu Tulang Membaik Dalam 3 Hari Setelah Konsumsi Gold-G
-
Gold-G Sangat Membantu Tekanan Darah Tinggi dan Asam Urat
-
Gula Darah Saya Turun dan Kaki Tidak Terasa Sakit Lagi
-
Haid Saya Menjadi Lancar dan Tidak Sakit Lagi
-
Hidung Sering Tersumbat (Sinusitis Kronis), Alergi Debu, Darah Rendah 4 Tahun
-
Kanker Cerviks: Beberapa Obat Sudah Dicoba untuk Menghentikan Pendarahan
-
Keluhan Parkinson, Darah Tinggi, dan Susah Tidur Sembuh
-
Kulit Wajah Tampak Lebih Tua & Penuh Flek-Flek Coklat
-
Luka Kering dan Tidak Meninggalkan Bekas
-
Luka Menganga Menjadi Kering dan Rapat Seperti Dijahit
-
Lutut & Sendi Saya Terasa Lebih Enak
-
Luka Saya Sembuh dan Wajah Terasa Segar
-
Lutut Terasa Lebih Enak, Tidur Tidak Terganggu Lagi
-
Nyeri Lutut, Kesemutan Hilang & Kulit Semakin Bersih
-
Patah Tulang Bahu Saya Sembuh Dalam 1 Bulan
-
Penyakit Epilepsi & TBC Saya Tidak Kambuh Lagi & Sembuh
-
Persendian dan Jerawat Saya Sembuh Berkat Produk GNE
-
Perut Saya Tidak Kembung Lagi Rasa Perih pun Berkurang
-
Rasa Mual dan Maag Saya Hilang Terbantu Dengan Gold-G
-
Sakit Maag Saya Sembuh Setelah Konsumsi Gold-G (Jelly Gamat)
-
Saya Bebas dari Gondok yang Sudah 3 Tahun
-
Saya Merasakan Pernafasan Lebih Lega Berkat Gold-G
-
Saya Terbebas dari Hiperkolesterolemia
-
Saya Terbebas dari Sakit Stroke
-
Sembuh dari Alergi Obat Penicillin
-
Sembuh dari Lever, Kista dan BAB Lancar
-
Sembuh dari Maag Badan Pun Terasa Lebih Segar
-
Sembuh dari Penyakit Jantung dan Liver
-
Sembuhkan Bibir Pecah-Pecah, Jerawat, dan Kulit Kusam
-
Setelah 2 Jam Nyeri Haid Tidak Saya Rasakan
-
Setelah 4 Bulan, Saya Sembuh dari Tumor Ovarium, Kista
-
Setelah 4 Hari Minum Gold-G, Batu Ginjal Saya Keluar
-
Setelah Konsumsi Gold-G Selama 1 Minggu, Hepatitis B Sudah Negatif
-
Setelah Mengalami Khasiatnya, Saya Kabarkan ke Teman
-
Setelah Menggunakan BIOFirion Selama 4 Hari Anak Saya
-
SGOT Awal 1575 & SGPT 2227, Turun Menjadi SGOT 47 & SGP
-
Sinusitis Saya Sembuh Total Berkat Produk-Produk GNE
-
Spirulina dan Bio Eye Mask Membantu Mata Saya Tambah Terang Tak Berair
-
Tekanan Darah Kembali Norma, Anemia dan Eksim
-
Terbebas dari Maag dan Nyeri Kaki
-
TESTIMONI GOLD-G (GAMAT-TERIPANG) BAGIAN 2
-
Tumor Saya Semakin Mengecil dan Menipis
-
Wah, Sungguh Dahsyat! Kanker Mengecil dan Mengering
-
Wajah Saya Bersih dari Jerawat
-
Wajah Saya Lebih Bersinar dan Muda, Kolesterol
-
Testimoni Spirulina: